Gereja yang Mengutamakan Kristus (Kol. 1:15-23)

Ibadah Minggu, 7 Februari 2021 (Pagi)

Oleh Pdp. Tomy Handaka Patria (GBT Kristus Pelepas)

Masihkah gereja relevan (penting/berguna) dalam dunia modern? Banyak orang kehilangan gairah terhadap kerohanian, termasuk bergereja. Akibatnya, banyak gereja yang berusaha tampil relevan dengan berusaha mengikuti tren. Tetapi, gereja justru akan kehilangan relevansinya ketika menjadi “korban perubahan” dan menjadi sama dengan perkumpulan lainnya.

Pada dasarnya, gereja adalah komunitas orang-orang percaya, yang telah ditebus oleh Kristus di sepanjang zaman (Kol. 1:18-20). Paulus menjelaskan bahwa Kristus adalah pusat dari segala ciptaan (ay. 15-17) dan yang menjadi Kepala Gereja (ay. 18-20). Gereja ada karena pengurbanan Kristus dan akan terus mendapat penyertaan dari-Nya (Ef. 5:25). Jadi, Kristuslah satu-satunya yang memiliki otoritas bagi gereja-Nya. Keberadaan-Nya menjadikan gereja unik dan lebih unggul dibanding organisasi/perkumpulan lainnya.

Bagaimana menjadi gereja yang mengutamakan Kristus? Pertama, Kristus harus menjadi dasar ajaran gereja. Injil Kristus adalah Kabar Baik yang tidak bisa ditawarkan oleh dunia. Tanpa mengajarkannya, gereja sama sekali tidak berguna (Mat. 5:13). Kedua, Kristus harus menjadi dasar pelayanan gereja. Apa dan bagaimana pelayanan yang dilakukan Kristus selama hidup di dunia, itulah yang harus dilakukan oleh gereja (kecuali menebus dosa). Ketiga, Kristus harus menjadi dasar persekutuan gereja. Persekutuan harus mendekatkan orang kepada Kristus. Dengan mengutamakan Kristus di dalam setiap aspek pelayanannya, maka gereja akan bertahan dan tetap relevan di sepanjang masa.

Sebuah pujian menggambarkan gereja bagaikan bahtera yang menempuh badai. Jika Kristus yang menjadi nakhoda, d an para awak kapal bekerja sama berdasarkan arahan Sang Nakhoda, maka bahtera tersebut akan sampai di tujuan. Tetapi jika tidak, maka bahtera tersebut pasti akan karam di tengah jalan. Amin.

REFLEKSI

Gereja sejati tidak akan roboh, karena didirikan di atas Batu Karang (T.S. Eliot)

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Bagaimana tanggapan Anda dengan adanya gereja maupun pengkhotbah yang tidak mengutamakan Kristus namun terlihat maju pelayanannya?
  2. Apa saja hal-hal yang perlu dikoreksi dalam gereja maupun pelayanan kita masing-masing untuk lebih mengutamakan Kristus?

 

About the author

Leave a Reply