Ingatlah Selalu Akan Dia (Ibr. 12:1-4)

Ibadah Minggu, 20 September 2020 

Oleh Ev. David Alinurdin (STT SAAT)

Tekanan hidup bisa membuat manusia goyah. Inilah yang dialami oleh para pembaca surat Ibrani. Mereka adalah orang Kristen Yahudi, yang meninggalkan kepercayaan Yudaisme dan kepercayaan kepada Kristus. Akibatnya, mereka menghadapi tekanan: dikucilkan, harta dirampas, bahkan dianiaya. Tidak heran jika itu membuat mereka mengingat kembali keadaan mereka sebelum menerima Kristus dan tergoda untuk melepaskan iman.

Tawar hati, tidak memiliki semangat untuk bertumbuh, serta tidak tertarik lagi untuk mengenal Kristus lebih dalam adalah beberapa tanda yang terlihat dari mundurnya keimanan jemaat penerima surat Ibrani. Itulah yang melatarbelakangi penulis surat Ibrani untuk mengajarkan siapa Yesus. Di dalam sini, Yesus digambarkan lebih baik dibanding para nabi, para malaikat, Musa, Harun, para imam. Dia lebih utama dibanding siapa pun karena Yesus adalah Anak Allah.

Kemudian, penulis surat Ibrani mengajarkan apa yang Yesus kerjakan. Yesus sudah mempersembahkan kurban yang sempurna untuk mengerjakan keselamatan yang begitu besar. Melalui Yesus, keselamatan orang-orang percaya terjamin. Jadi, mengapa harus ragu lagi?

Selain itu, penulis surat Ibrani juga mengajarkan bagaimana Yesus. Yesus tekun memikul salib, mengabaikan hinaan, dan menanggung perlawanan dari orang-orang berdosa sampai menyerahkan nyawa-Nya. Ini tidak sebanding dengan penderitaan yang dialami oleh jemaat penerima surat Ibrani.

Apa yang kita ingat ketika menghadapi tekanan sebagai orang percaya? Ingatlah pada Yesus, satu-satunya Pribadi yang dapat disandarkan. Biarlah kita tetap setia, seperti orang-orang Kristen yang juga telah mengalami tekanan hidup di sepanjang zaman.

REFLEKSI

Ketika menghadapi beratnya tekanan hidup, apakah kita ingat pada Yesus, yang telah menderita demi kita dan akan terus menguatkan kita?

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Apakah saat ini Anda sedang memiliki tanda-tanda kemunduran iman?
  2. Apa yang bisa Anda lakukan sehari-hari supaya bisa tetap menyandarkan diri pada Yesus?

AYAT ALKITAB PENDUKUNG

1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. 3 Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa. 4 Dalam pergumulan kamu melawan dosa kamu belum sampai mencucurkan darah.

(Ibr. 12:1-4)

Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

(Ibr. 10:25)

 

About the author

Leave a Reply