Keyakinan akan Kebangkitan Kristus (1Kor. 15:1-11)

Ibadah Paskah, 4 April 2021 (Sore)

Oleh Pdt. Vivian Soesilo (GBT Kristus Pelepas)

I. Pentingnya kebangkitan Tuhan Yesus. a) Kebangkitan Yesus Kristus adalah dasar dari iman orang Kristen. Jika Kristus tidak bangkit, maka kepercayaan kita sia-sia (1Kor. 15:14, 17). Kristus adalah jalan menuju Bapa (Yoh. 14:6). b) Kalau Kristus tidak dihidupkan, kita semua pembohong (1Kor. 15:15). c) Kalau Kristus tidak dihidupkan kembali, orang yang mati setelah beriman pada Kristus akan terhilang. d) Kalau Kristus tidak dihidupkan kembali, maka kita tidak berpengharapan (1Kor. 15:19). e) Kristus sudah dihidupkan kembali (1Kor. 15:20-22).

II. Bukti dari kebangkitan Yesus Kristus. a) Para malaikat menggulingkan batu dan mewartakannya (Mat. 28:2-3; Luk. 24:4b-7). b) Maria Magdalena, Maria Ibu Yesus, Salome, Yohana adalah saksi-saksi pertama tentang kebangkitan Yesus (Mat. 28:1-10; Mrk. 16:1-8; Luk. 24:1-12; Yoh. 20:1-10). c) Kubur kosong sebagai bukti nyata tentang kebangkitan Yesus (Luk. 24:1-3). Para tentara penjaga kuburan menyaksikan dan gemetar (Mat. 28:4). Petrus dan Yohanes menyaksikan (Yoh. 20:3-8). d) Beberapa penampakan Yesus. Para wanita di Yerusalem (Mat. 28:1-10). Petrus, para murid-Nya, lebih dari 500 orang, dan Paulus (1Kor. 15:5-8). e) Para murid Yesus menunggu kurang lebih 50 hari untuk memberitakan tentang kebangkitan Yesus. f) Para murid Yesus dan banyak pengikut Yesus telah menderita dan mati karena menjadi orang Kristen.

III. Respons kita terhadap kebangkitan Kristus. a) Percaya akan kebangkitan Kristus (1Kor. 15:1-4). b) Berusaha untuk memusatkan perhatian pada hal-hal yang di surga dan hidup yang berarti (Kol. 3:1-4). c) Bersyukur dan hidup penuh kemenangan dengan kekuatan dari Tuhan (Mzm. 118:1-2, 14-16). Kita memiliki Allah yang hidup, maka kita hendaknya hidup dengan kekuatan Tuhan. Dengan begitu, kita akan hidup berkemenangan. Percayakah kita akan kebangkitan Kristus? Amin.

REFLEKSI

Setelah kebangkitan-Nya, Kristus melalui Roh Kudus tinggal di dalam hati orang-orang percaya untuk memberikan kekuatan ilahi dalam kehidupan kita sehari-hari (Billy Graham)

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Apakah kehidupan sehari-hari kita telah membuktikan bahwa kita percaya akan kebangkitan Kristus? Jelaskan!
  2. Bagaimana seharusnya pengaruh kepercayaan tersebut pada pelayanan kita?

AYAT ALKITAB TERKAIT

1 Dan sekarang, Saudara-saudara, saya mau kalian mengingat kembali akan Kabar Baik dari Allah yang saya beritakan dahulu kepadamu. Kalian menerimanya, dan percaya kepada Kristus karena Kabar Baik itu. 2 Kalau kalian berpegang teguh pada apa yang saya beritakan itu, maka Kabar Baik itu menyelamatkan kalian; kecuali kalau Saudara percaya tanpa pengertian. 3 Apa yang saya sampaikan kepada Saudara-saudara adalah yang sudah saya terima juga. Yang terpenting, seperti yang tertulis dalam Alkitab, saya menyampaikan kepadamu bahwa Kristus mati karena dosa-dosa kita; 4 bahwa Ia dikubur, tetapi kemudian dihidupkan kembali pada hari yang ketiga. Itu juga tertulis dalam Alkitab. 5 Saya memberitahukan juga kepadamu bahwa Kristus yang dihidupkan kembali itu menunjukkan juga diri-Nya kepada Petrus, dan kemudian kepada kedua belas rasul. 6 Setelah itu Ia menunjukkan diri pula kepada lebih dari lima ratus pengikut-Nya sekaligus. Kebanyakan dari orang-orang itu masih hidup sekarang, hanya beberapa orang yang sudah meninggal. 7 Sesudah itu Kristus menunjukkan diri juga kepada Yakobus dan kemudian kepada semua rasul. 8 Terakhir sekali Ia menunjukkan diri kepada saya juga  —  saya yang seperti bayi yang lahir tidak pada waktunya! 9 Saya adalah rasul Tuhan yang paling rendah. Saya tidak patut disebut rasul, sebab saya sudah menganiaya jemaat Allah. 10 Tetapi karena rahmat Allah saya menjadi seperti keadaan saya yang sekarang. Dan tidaklah percuma Allah mengampuni saya. Malah justru sayalah yang bekerja lebih keras dari semua rasul yang lainnya. Tetapi itu sebenarnya bukan usaha saya; itu usaha Allah yang mengasihi saya dan yang bekerja bersama-sama saya. 11 Jadi, dari siapa pun kalian menerima Kabar Baik itu  —  apakah itu dari saya atau dari rasul-rasul yang lain  —  itu tidak menjadi soal. Yang penting ialah kami memberitakan Kabar Baik itu dan Saudara percaya. 12 Kalau yang kami beritakan itu ialah bahwa Kristus sudah dihidupkan kembali dari kematian, mengapa ada dari antaramu yang berkata bahwa orang mati tidak akan dihidupkan kembali? 13 Kalau betul orang mati tidak akan dihidupkan kembali, itu berarti Kristus juga tidak dihidupkan kembali dari kematian. 14 Dan kalau seandainya Kristus tidak dihidupkan kembali dari kematian, maka tidak ada gunanya kami memberitakan apa-apa dan tidak ada gunanya pula kalian percaya, sebab kepercayaanmu itu tidak mempunyai dasar apa-apa. 15 Lebih dari itu, ternyatalah bahwa kami berbohong mengenai Allah, sebab kami memberitakan bahwa Allah sudah menghidupkan kembali Kristus dari kematian, padahal Allah tidak menghidupkan Dia kembali  —  kalau memang benar orang mati tidak dihidupkan kembali! 16 Sebab kalau orang mati tidak dihidupkan kembali, maka Kristus pun tidak dihidupkan kembali dari kematian. 17 Dan kalau Kristus tidak dihidupkan kembali maka kepercayaanmu hanyalah impian belaka; itu berarti kalian masih dalam keadaan berdosa dan tidak mempunyai harapan sama sekali. 18 Itu berarti pula bahwa orang-orang Kristen yang sudah meninggal, juga tidak mempunyai harapan. 19 Kalau pengharapan kita kepada Kristus terbatas pada hidup kita di dalam dunia ini saja, maka dari seluruh umat manusia di dalam dunia ini, kitalah yang paling malang! 20 Tetapi nyatanya Kristus sudah dihidupkan kembali dari kematian. Inilah jaminan bahwa orang-orang yang sudah mati akan dihidupkan kembali. 21 Sebab kematian masuk ke dalam dunia dengan perantaraan satu orang, begitu juga hidup kembali dari kematian diberikan kepada manusia dengan perantaraan satu orang pula. 22 Sebagaimana seluruh manusia mati karena tergolong satu dengan Adam, begitu juga semua akan dihidupkan, karena tergolong satu dengan Kristus. (1Kor. 15:1-22 BIMK)

About the author

Leave a Reply