Marilah Kepada-Ku, Semua yang Letih Lesu dan Berbeban Berat (Mat. 11:28-30)

Ibadah Minggu, 5 Juli 2020

Oleh Pdt. Vivian Soesilo (GBT Kristus Pelepas)

Kepada siapa undangan Tuhan Yesus ini ditawarkan? Jika kita memperhatikan pasal 11 dari awal, maka kita akan melihat bahwa undangan ini ditujukan kepada semua orang yang mengikut-Nya. Terutama, orang-orang yang letih lesu dan berbeban berat, yaitu orang-orang yang sangat merasa penat sehingga sama sekali tidak berdaya karena beban hidup mereka. Beban berat itu terjadi karena: 1) ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi meletakkan beban yang berat untuk menjalankan hukum Taurat (Mat. 23:4); serta 2) orang-orang romawi menekan mereka (Mat. 20:25-28).

Namun sebenarnya, beban berat yang dialami oleh manusia sebenarnya merupakan hal yang wajar karena kejatuhan dalam dosa (Kej. 3:16, 19). Beban berat ini bisa terjadi dalam wujud fisik maupun mental. Dampaknya, seseorang bisa rusak baik secara fisik, mental, maupun rohani.

Apakah isi undangan ini? Tuhan akan memberi kelegaan (BIMK: menyegarkan). Bukan berarti tidak ada masalah lagi, tetapi jika ada masalah datang kembali, maka bisa menangani dengan cara yang lebih baik.

Bagaimana caranya supaya kita dapat menerimanya? Pertama, datanglah dan terimalah undangan Tuhan Yesus ini dengan iman. Kedua, bereskanlah beban berat itu dengan Tuhan. Jika perlu pengampunan dari Tuhan, mintalah. Jika perlu mengampuni orang lain, lakukanlah. Ketiga, percayalah akan penyertaan Tuhan dalam sepanjang perjalanan hidup kita. Ingatlah penyertaan Tuhan bagi Musa (Kel. 33:14), dan penyertaan itu juga akan diberikan kepada kita (Mat. 1:23; 28:20). Keempat, rendahkanlah diri di hadapan Tuhan untuk memikul kuk (TB2: gandar) dan belajar dari Tuhan Yesus. Kelima, bersyukur dan percaya bahwa Tuhan Yesus menanggung kuk bersama kita (catatan: kuk pada masa itu terdiri dari dua lengkungan dan dipasang pada dua lembu secara berjajar). Kuk dari Tuhan itu baik, berfaedah, dan menyenangkan (TB 2).

REFLEKSI

Seberapa berat beban kehidupan kita saat ini? Terimalah undangan dari Tuhan!

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Ketika kita terus merasa berat dalam menghadapi kehidupan, apakah ada langkah-langkah dalam khotbah ini yang belum kita lakukan?
  2. Doakan saudara seiman kita di GBT KP (minimal, kita mendoakan orang-orang yang terdaftar dalam bantuan doa pada hlm. 2).

AYAT ALKITAB PENDUKUNG

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30 Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan. (Mat. 11:28-30)

Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya. (Mat. 23:4)

25 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. 26 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, 27 dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; 28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.” (Mat.20:25-28)

Lalu Ia berfirman: “Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu.” (Kel. 33:14)

“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel”  —  yang berarti: Allah menyertai kita. (Mat. 1:23)

dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Mat. 28:20)

About the author

Leave a Reply