Ibadah Minggu, 3 Januari 2021 (Pagi)

Oleh Pdt. Vivian Soesilo (GBT Kristus Pelepas Malang)

Kita sudah melalui tahun 2020 dengan berbagai tantangan. Bersyukur, kita diberi kesempatan untuk memasuki tahun 2021. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi kita tahu bahwa Sang Imanuel akan terus menyertai kita. Di dalam ay. 1, terdapat beberapa pelajaran yang dapat kita petik.

Pada mulanya.” Ini mengingatkan dengan Kej. 1:1 ketika di masa lalu Allah mencipta. Tetapi, dalam Yoh. bukan hanya membicarakan masa lalu, tetapi juga masa sekarang dan masa mendatang (sesuatu yang terus menerus). Di antara kitab-kitab Injil, Yohanes memulai Injilnya paling jauh, yaitu hingga sebelum adanya penciptaan.

Firman.” Kekal adanya dan tidak dibatasi waktu atau sejarah (sesuai dengan ay. 1b). Tuhan Yesus adalah Allah sepenuhnya (ay. 2) dan yang menciptakan alam semesta (ay. 3). Dia sumber hidup (ay. 4). Allah yang sejati ini, berinkarnasi (menjadi manusia). Dia mati dan bangkit untuk memberikan keselamatan bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya (ay. 12). Tetapi, tidak semua orang mau menerima-Nya (ay. 11).

Dia merendahkan diri untuk hidup di antara kita dan mengerti segala kelemahan dan duka cita kita (ay. 14). Oleh sebab itu, kita pun diminta untuk merendahkan diri. Dia adalah Terang yang menguasai kegelapan (ay. 5) sehingga kita tidak lagi hidup dalam kegelapan.

Marilah kita hidup dalam Terang selama tahun 2021 ini. Kristus masih bekerja di dalam Dia dengan memperbarui kita semakin menyerupai Dia. Marilah kita mengingat-ingat lagi apa yang masih perlu kita perbaiki untuk semakin menyerupai Kristus. Ketika hubungan kita dengan Tuhan diperbarui, maka hubungan kita dengan sesama pun akan diperbarui. Amin.

REFLEKSI

Akankah kita terus berada dalam kegelapan ketika Terang yang sejati sesungguhnya telah hadir dalam hidup kita?

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Jelaskan apa yang dialami atau dirasakan oleh orang yang hidup dalam kegelapan dengan orang yang hidup dalam Terang.
  2. Bagaimana “hidup dalam Terang” dapat diterapkan secara praktis dalam kehidupan sehari-hari di tahun 2021 ini?

AYAT ALKITAB TERKAIT

Yoh. 1:1-18 TB:

1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. 3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. 4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. 5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. 6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; 7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. 8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. 9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. 10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. 11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. 12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; 13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. 14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. 15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: “Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.” 16 Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; 17 sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. 18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

 Yoh. 1:1-18 BIMK:

1 Pada mulanya, sebelum dunia dijadikan, Sabda sudah ada. Sabda ada bersama Allah dan Sabda sama dengan Allah. 2 Sejak semula Ia bersama Allah. 3 Segalanya dijadikan melalui Dia, dan dari segala yang ada, tak satu pun dijadikan tanpa Dia. 4 Sabda itu sumber hidup, dan hidup memberi terang kepada manusia. 5 Terang itu bercahaya dalam kegelapan, dan kegelapan tak dapat memadamkannya. 6 Datanglah orang yang diutus Allah, Yohanes namanya. 7 Ia datang mewartakan tentang terang itu, supaya semua orang percaya. 8 Ia sendiri bukan terang itu, ia hanya mewartakannya. 9 Terang sejati yang menerangi semua manusia, datang ke dunia. 10 Sabda ada di dunia, dunia dijadikan melalui Dia, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. 11 Ia datang ke negeri-Nya sendiri tetapi bangsa-Nya tidak menerima Dia. 12 Namun ada juga orang yang menerima Dia dan percaya kepada-Nya; mereka diberi-Nya hak menjadi anak Allah, 13 yang dilahirkan bukan dari manusia, sebab hidup baru itu dari Allah asalnya. 14 Sabda sudah menjadi manusia, Ia tinggal di antara kita, dan kita sudah melihat keagungan-Nya. Keagungan itu diterima-Nya sebagai Anak tunggal Bapa. Melalui Dia kita melihat Allah dan kasih-Nya kepada kita. 15 Yohanes datang sebagai saksi-Nya, ia mewartakan: “Inilah Dia yang kukatakan: Dia akan datang lebih kemudian dari aku, tetapi lebih besar dari aku, sebab sebelum aku ada, Dia sudah ada.” 16 Ia penuh kasih; tiada hentinya Ia memberkati kita. 17 Hukum Tuhan kita terima melalui Musa. Tetapi kasih dan kesetiaan Allah dinyatakan melalui Yesus Kristus. 18 Tak ada yang pernah melihat Allah, selain anak tunggal Bapa, yang sama dengan Bapa dan erat sekali kepada-Nya. Dialah yang menyatakan Bapa kepada kita.

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. (Kej. 1:1)

About the author

Leave a Reply