Peranan Roh Kudus dalam Doa (Rm. 8:26-27)

Ibadah Pentakosta, Minggu, 31 Mei 2020

Pdp. Tomy Handaka Patria (GBT Kristus Pelepas)

Roh Kudus telah dicurahkan bagi orang-orang percaya pada hari Pentakosta sekitar 2000 tahun yang lalu. Sejak saat itu, Roh Kudus berdiam dalam diri orang percaya untuk mengerjakan seluruh kehendak Allah. Salah satunya, Roh Kudus akan menolong kita ketika kita merasa sulit berdoa.

Menyadari Bahwa Kita Lemah Adalah Titik Awal untuk Berdoa

Hati-hati, kesuksesan hidup dan pelayanan kita bisa membuat kita tidak lagi bergantung pada Allah. Akibatnya, kita tidak akan memandang pentingnya doa. Berlawanan dengan apa yang diajarkan oleh dunia, Alkitab justru mengajarkan bahwa manusia itu sesungguhnya lemah. Jika kita menyadarinya, barulah kita akan menganggap doa itu penting.

Roh Kudus Membantu Kita Berdoa

Sebagai orang percaya, kita telah dibebaskan dari ancaman hukuman Taurat melalui penebusan Kristus. Tetapi, kita masih harus menghadapi pergumulan di dunia. Sering kali, pergumulan itu begitu berat hingga untuk berdoa pun kita sulit. Di dalam masa-masa seperti ini, Roh Kudus akan menopang kita. Dia akan membantu kita untuk menyatakan kerinduan kita yang terdalam kepada Bapa. Dengan berdoa, cara pandang kita pun akan diubah sehingga mampu untuk menerima kehendak Allah, dan pasti terbaik (Rm. 8:28).

Kita Mendapat Kekuatan Ketika Berdoa

Jadi, ketika berdoa, kita dibawa masuk ke dalam wilayah rohani di mana Roh Kudus sendiri turut bekerja bagi kita. Kekuatan doa seperti ini hanya dimiliki oleh orang percaya. Maka dari itu, jangan tinggalkan doa. Kemudian, selalu bersandarlah pada Roh Kudus dalam doa. Semakin berat pergumulan hidup kita dan semakin tinggi tanggung jawab kita, maka kita harus semakin banyak berdoa.

REFLEKSI

Jika kita memandang doa sebagai aktivitas pribadi, maka suatu saat kita akan meninggalkan doa. Ingatlah bahwa Roh Kudus juga turut bekerja di dalamnya, supaya kita bisa tetap bertekun dalam doa.

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Bagaimana kehidupan doa kita saat ini? Jika kehidupan doa kita kurang baik, apa penyebabnya? Mintalah pertolongan Roh Kudus untuk mengatasinya.
  2. Bisakah kita melewati pergumulan hidup tanpa berdoa? Jika bisa, mengapa masih perlu berdoa?

AYAT ALKITAB PENDUKUNG

26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. 27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus. (Rm. 8:26-27)

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Rm. 8:28)

About the author

Leave a Reply