Ibadah Umum I, 10 Agustus 2025. Oleh: Pdm. Tomy Handaka.
Kita hidup di tengah zaman yang serba digital, terutama dengan masifnya penggunaan media sosial dan Artificial Intelligence (kecerdasan buatan). Tanpa kita sadari, mungkin sudah terlalu banyak waktu kita yang tersedot oleh teknologi tersebut.
Inilah sebabnya, panggilan yang dinyatakan kepada jemaat di Efesus ini menjadi relevan. Mereka hidup di tengah budaya penyembahan berhala, materialisme, serta rusaknya nilai-nilai moral. Itulah sebabnya, Paulus mengatakan “hari-hari ini adalah jahat” (ay. 16). Jemaat Efesus, yang telah ditebus Tuhan, harus menggunakan waktu mereka untuk kemuliaan Tuhan. Injil yang mereka terima harus mengubah hidup mereka.
Di tengah banyaknya manfaat teknologi media sosial dan AI, ternyata banyak juga dampak negatifnya. Misalnyakonten media sosial bisa memengaruhi kita untuk suka yang pendek-pendek dan penghibur saja (termasuk untuk “makanan rohani”). Lalu, AI bisa membuat manipulasi informasi lebih gampang dan kita tidak menghargai proses karena bisa mendapat informasi secara instan. Fenomena ini bisa menjadi celah bagi Si Jahat untuk mengeksploitasi dosa dan kedagingan.
Mari kita lakukan pertobatan digital, gunakan media sosial dan AI untuk hal-hal yang menjadi berkat dan memuliakan Tuhan. Jika perlu, lakukan juga “puasa digital” untuk mengembalikan fokus kita pada hal-hal yang esensial. Gunakan Teknologi untuk kemuliaan Tuhan, bukan malah diperbudak olehnya. Amin.
REFLEKSI
Media memberikan kesempatan terbesar yang pernah ada bagi Iblis semenjak Adam dan Hawa diusir dari Taman Eden (Malcolm Muggeridge)
PERTANYAAN DISKUSI
- Apa saja hal-hal positif yang bisa Anda lakukan menggunakan media sosial dan AI?
- Ukurlah seberapa lama Anda menggunakan waktu untuk kebiasaan sehari-hari di luar pekerjaan (misal: menggunakan media sosial, bermain game, menonton televisi, dan sebagainya). Apakah masih dalam taraf yang wajar? Adakah waktu yang masih bisa Anda sisihkan untuk hal lain yang lebih membangun?
REFERENSI
15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang bijak, 16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. 17 Sebab itu, janganlah bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. (Ef. 5:15-17, TB-2)
