Ibadah Umum I, 21 April 2024. Oleh: Pdt. Juanda.
Bagian ini merupakan firman Tuhan kepada bangsa Yehuda melalui nabi Zefanya (1:1). Ketika itu, mereka banyak yang terjatuh dalam penyembahan berhala. Oleh sebab itulah, Tuhan menubuatkan untuk menghukum mereka (baca ayat-ayat selanjutnya). Namun demikian, Tuhan tetap memberikan penyertaan-Nya pada mereka. Pemahaman bahwa kita memiliki Tuhan yang hidup akan sangat menentukan bagaimana kita berlaku di dunia ini.
Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari tentang Tuhan yang hidup dari bagian ini. Pertama, Tuhan senantiasa hadir (ay. 17a). Orang yang memahami hal ini akan terhindar dari kekawatiran dan bisa menikmati karya-Nya setiap hari. Dia juga akan taat karena tahu Tuhan hadir di setiap tempat.
Kedua, Tuhan menyelamatkan (ay. 17a). Tidak sekadar hadir, tetapi Dia juga hadir sebagai pahlawan yang memberikan kemenangan. Ketika kita menghadapi masalah, percayalah bahwa Dia akan menyertai kita untuk menghadapinya.
Ketiga, Tuhan memberikan kesegaran (ay. 17b). Tidak hanya memberikan kemenangan, Tuhan juga akan menyegarkan kita di tengah permasalahan yang kita hadapi. Amin.
REFLEKSI
Ada Tuhan yang hidup, yang telah berfirman dalam Alkitab. Dia telah berfirman di dalma Alkitab. Dia serius dengan seluruh apa yang difirmankan-Nya dan akan menggenapi seluruh janji-Nya (James Hudson Taylor)
PERTANYAAN DISKUSI
- Banyak orang yang merasa telah bersandar pada Tuhan tetapi masalahnya tidak kunjung selesai atau malah bertambah buruk. Mengapa demikian?
- Periksalah hidup Anda, adakah hal-hal yang belum selaras dengan hidup yang beriman pada Tuhan yang hidup? Berdoalah meminta kekuatan dari Tuhan dan nyatakan komitmen Anda untuk berubah.
REFERENSI
16 Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: ”Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu. 17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai, 18 seperti pada hari pertemuan raya.” ”Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela. (Zef. 3:16-18)
Firman TUHAN yang datang kepada Zefanya bin Kusyi bin Gedalya bin Amarya bin Hizkia dalam zaman Yosia bin Amon, raja Yehuda. (Zef. 1:1)
