Kristus Telah Bangkit: Bagian Pertama (Luk. 23:56b-24:12)

Ibadah Paskah I, 20 April 2025. Oleh: Pdt. Daud Soesilo.

Pada zaman Yesus, salib adalah tanda dari penjajah untuk menyatakan kedigdayaannya pada orang-orang yang ditindas. Tetapi, salib kemudian diubah oleh Yesus untuk menyatakan kasih-Nya pada orang-orang percaya. Tanpa kematian-Nya, tidak ada kebangkitan.

Ada tiga golongan dalam menanggapi kebangkitan Kristus. Pertama, orang-orang yang tidak percaya Yesus mati dan bangkit. Kedua, orang-orang yang percaya Yesus mati, tetapi tidak percaya Dia bangkit. Ketiga, orang-orang yang percaya Yesus mati dan bangkit dari antara orang mati. Golongan yang manakah Anda? Marilah kita percaya kematian dan kebangkitan-Nya, seperti yang dinyatakan dalam Alkitab (ay. 5).

Lukas menunjukkan bahwa kubur kosong menunjukkan inti iman Kristen bahwa Yesus telah bangkit. Tanpa kebangkitan-Nya, tidak akan ada keselamatan (1Kor. 15:14, 19).

Pada kisah ini, malaikat mengingatkan para perempuan itu untuk mengingat bahwa Tuhan Yesus sudah menubuatkan kematian dan kebangkitan-Nya (Luk. 9:22, 43-45, 18:31, 33). Itulah berita masa lalu yang dapat menjadi sumber daya untuk menjalani kehidupan di masa kini.

Marilah kita jalani hidup yang baru, yang dipimpin menurut Roh Allah, berdasarkan iman pada Kristus yang telah bangkit. Kubur kosong bukan berarti Kristus tidak menyertai, tetapi menunjukkan bahwa Dia telah bangkit. Amin.

REFLEKSI

Kunci untuk menjalani hidup yang dibangkitkan adalah hidup yang berpusat pada Kristus (John F. MacArthur)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Carilah beberapa pendapat yang menyangkal kebangkitan Kristus, bagaimana Anda dapat menyanggah pendapat tersebut berdasarkan apa yang tertulis dalam Alkitab?
  2. Apa saja dampak kebangkitan Kristus yang telah Anda alami dalam hidup ini?

REFERENSI

56bDan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,

24 1 tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 2 Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 3 dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus. 4 Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 5 Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: ”Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,  7 yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.” 8 Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu. 9 Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain. 10 Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul. 11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.

12 Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi. (Luk. 23:56b-24:12)

14 Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu.

19 Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia. (1Kor. 15:14, 19)

Dan Yesus berkata: ”Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.” (Luk. 9:22)

43bKetika semua orang itu masih heran karena segala yang diperbuat-Nya itu, Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: 44 ”Dengarlah dan camkanlah segala perkataan-Ku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.” 45 Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya. (Luk. 9:43b-45)

31 Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu berkata kepada mereka: ”Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan segala sesuatu yang ditulis oleh para nabi mengenai Anak Manusia akan digenapi. 32 Sebab Ia akan diserahkan kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, diolok-olokkan, dihina dan diludahi, 33 dan mereka menyesah dan membunuh Dia, dan pada hari ketiga Ia akan bangkit.” (Luk. 18:31-33)

About the author

Leave a Reply