Kristus Telah Bangkit: Bagian Kedua (Luk. 23:56b-24:12)

Ibadah Paskah II, 20 April 2025. Oleh: Pdt. Daud Soesilo.

Kubur yang kosong sering menjadi batu ujian apakah Injil Kristus itu sah (lih. ringkasan khotbah bagian pertama). Namun di dalam kisah ini, para perempuan mendapati kubur Yesus kosong. Mereka tidak datang ke kubur yang salah. Kubur kosong menunjukkan bahwa kematian Yesus adalah awal saja, karena setelah itu Yesus bangkit dan menampakkan diri. Apakah dalam keseharian kita telah bertemu dengan Tuhan yang bangkit?

Kebangkitan Yesus membuktikan bahwa ada kehidupan setelah kematian (Ayb. 14:14a). Seperti halnya tubuh kebangkitan-Nya yang berbeda dengan tubuh saat Dia hidup (misal, dapat menembus tembok) menunjukkan adanya keberadaan yang baru, yaitu kekekalan. Demikian juga kita tidak boleh lagi hidup dalam keadaan manusia lama, yang dipenuhi hawa nafsu dan ikut-ikutan cara dunia.

Setelah kita merasakan sendiri kebangkitan Kristus, kita juga harus menyaksikannya kepada orang lain (ay. 9-10). Walaupun, seperti halnya yang dialami oleh para perempuan ini, kesaksian kita tidak selalu dipercaya orang. Jangan khawatir, pasti ada orang yang percaya (bnd. Petrus, yang tadinya tidak percaya namun kemudian menjadi percaya).

Biarlah kebangkitan Kristus menjadi kekuatan iman dan kesaksian kita. Jangan pernah mundur dengan tantangan-tantangan yang kita hadapi. Karena Kristus hidup, maka kita akan selalu bisa menghadapi berbagai tantangan. Amin.

REFLEKSI

Salib dan kubur yang kosong adalah “kuitansi” dari Tuhan yang menyatakan bahwa utang dosa kita telah terbayar lunas (Warren W. Wiersbe)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apakah keraguan-keraguan yang biasa dipikirkan oleh orang-orang masa kini terhadap kehidupan setelah kematian? Bagaimana Anda menjawab keraguan tersebut berdasarkan Alkitab?
  2. Kendala-kendala apa saja yang pernah Anda alami dalam membagikan Kabar Baik? Bagaimana cara mengatasinya?

REFERENSI

56bDan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,

1 tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 2 Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 3 dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus. 4 Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 5 Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: ”Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea,  7 yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.” 8 Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu. 9 Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain. 10 Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul. 11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.

12 Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi.

(Luk. 23:56b-24:12)

Kalau manusia mati, dapatkah ia hidup lagi? (Ayb. 14:14a)

About the author

Leave a Reply