Tag

Mzm. 128
Ibadah Umum I, 7 September 2025. Oleh: Pdt. Kornelius Setiawan. Kata berbahagialah di dalam bagian ini bisa diartikan sebagai ‘diberkatilah’. Jadi, setiap orang (atau bisa diterapkan juga sebagai ‘setiap kepala keluarga’) akan diberkati Tuhan jika dia hidup sesuai dengan firman Tuhan (ay. 1). Ini sangat relevan pada zaman Israel kuno, yang pada masa itu seorang...
Continue Reading
Ibadah Umum I, 10 November 2024. Oleh: Pdt. Gunaryo Sudarmanto. Hidup tidak berjalan dengan sendirinya, tetapi berjalan dalam kendali Tuhan sepenuhnya. Oleh sebab itu, kita harus mengisi hidup dengan takut akan Tuhan karena di situlah Tuhan menyediakan berkat-Nya. Apa maksudnya? Kata berbahagialah dalam Mazmur ini (ay. 1, 2) bisa juga diartikan sebagai diberkatilah. Artinya, orang...
Continue Reading
Ibadah Umum II, 18 Februari 2024. Oleh: Pdt. Daniel Kusnindar. Ayat-ayat dalam Mazmur ini mengajarkan bagaimana rumah tangga kita bisa menjadi ‘surga’ bagi kita. Masalah bisa tetap ada, tetapi ‘surga’ yang Tuhan janjikan tidak akan pernah hilang. Jika kepala keluarga (atau yang bertanggung jawab menggantikannya jika ayah sudah tidak ada) takut akan Tuhan, menuruti perintah-Nya,...
Continue Reading