Khotbah Ibadah Minggu, 1 November 2020 (Pagi) oleh Ps. Yohanes Hoggie Hardiant (GBT Kritus Pelepas)

Kitab Ulangan diberikan kepada bangsa Israel generasi kedua (orang-orang yang lahir ketika pengembaraan di padang gurun). Pada saat itu, mereka sedang berada di tanah Moab dan bersiap-siap untuk menyeberangi sungai Yordan. Kemudian Musa memberikan hukum-hukum Tuhan sebagai peringatan bagi mereka supaya mereka tidak hidup sembarangan ketika telah memasuki Tanah Perjanjian.

Tuhan mengingatkan mereka bahwa bangsa Israel mampu mengusir musuh bukan karena mereka lebih baik dari bangsa lainnya. Mereka adalah bangsa yang tegar tengkuk (ay. 6). Tanpa anugerah Tuhan, bangsa Israel sudah dibinasakan ketika menyembah patung lembu emas. Perkataan “Tuhan, Allahmu” (ay. 4) menunjukkan relasi antara Tuhan dengan mereka. Relasi ini bukan berdasar usaha mereka, namun berdasar anugerah Tuhan.

Demikian juga relasi kita dengan Tuhan juga didasarkan atas anugerah-Nya, dan bukan karena kita rajin berdoa atau melayani. Apa pun yang kita raih, semuanya berasal dari Tuhan. Oleh sebab itu, jangan sampai kita berlomba-lomba untuk mendapatkan pengakuan manusia ataupun terlihat baik di mata Tuhan. Aktivitas religius kita tidak bisa membujuk Tuhan, karena semuanya adalah anugerah Tuhan (Tit. 3:3-7).

Marilah kita hidup seturut tuntunan Roh Kudus sehingga kita diperbarui oleh Tuhan. Tanpa anugerah Tuhan, tidak ada seorang pun yang layak di hadapan Tuhan. Tanpa anugerah Tuhan, kita juga tidak bisa melewati masa pandemi  sampai detik ini. Misalnya, walaupun kita sudah menjaga diri, namun jika Tuhan tidak memberikan imunitas pada tubuh kita, maka kita pun bisa terkena COVID-19. Syukurilah anugerah tersebut.

REFLEKSI

Hari terburukmu tidak pernah terlalu buruk sehingga terlepas dari anugerah Tuhan. Demikian pula hari terbaikmu tidak pernah terlalu baik sehingga tidak memerlukan anugerah Tuhan (Jerry Bridges)

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Apakah yang akan terjadi dengan orang yang tidak hidup bersandar pada anugerah Tuhan?
  2. Renungkan tiga anugerah Tuhan yang terjadi pada diri Anda selama tahun 2020 ini dan nyatakanlah rasa syukur Anda melalui doa.

 

AYAT ALKITAB TERKAIT

4 Janganlah engkau berkata dalam hatimu, apabila TUHAN, Allahmu, telah mengusir mereka dari hadapanmu: Karena jasa-jasakulah TUHAN membawa aku masuk menduduki negeri ini; padahal karena kefasikan bangsa-bangsa itulah TUHAN menghalau mereka dari hadapanmu. 5 Bukan karena jasa-jasamu atau karena kebenaran hatimu engkau masuk menduduki negeri mereka, tetapi karena kefasikan bangsa-bangsa itulah, TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu, dan supaya TUHAN menepati janji yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, yakni Abraham, Ishak dan Yakub. 6 Jadi ketahuilah, bahwa bukan karena jasa-jasamu TUHAN, Allahmu, memberikan kepadamu negeri yang baik itu untuk diduduki. Sesungguhnya engkau bangsa yang tegar tengkuk! (Ul. 9:4-6)

3 Karena dahulu kita juga hidup dalam kejahilan: tidak taat, sesat, menjadi hamba berbagai-bagai nafsu dan keinginan, hidup dalam kejahatan dan kedengkian, keji, saling membenci. 4 Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia, 5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus, 6 yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita, 7 supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita. (Tit. 3:3-7)

About the author

Leave a Reply