Ibadah Minggu, 11 April 2021 (Pagi)

Oleh Pdt. Anwar Tjen (Lembaga Alkitab Indonesia)

Akhir Injil Markus ini merupakan suatu rangkuman dari kitab-kitab Injil lain dan kisah-kisah yang ada pada jemaat mula-mula. Kematian bukanlah akhir dari kisah Yesus karena kemudian Dia bangkit. Namun terdapat beberapa anomali dari kebangkitan-Nya: 1) berita kebangkitan itu disampaikan kepada perempuan, pihak yang pada zaman itu kesaksiannya tidak dipercaya (Luk. 24:10-12); 2) murid-murid yang sudah sekian lama mengikut Yesus justru tidak percaya (ay. 11, 13).

Anomali-anomali tersebut membuktikan bahwa kebangkitan Kristus mengubah hidup. Misalnya, Tomas, yang menuntut bukti, akhirnya dapat percaya. Kemudian, Petrus, yang tadinya menyangkal Yesus, akhirnya dipercayakan tanggung jawab yang besar untuk menggembalakan domba-domba-Nya (Yoh. 21:15; bagian ini juga mengajarkan bahwa untuk mengubah hidup seseorang, dia tidak harus dihardik/dihakimi, tetapi dikasihi). Bahkan saudara-saudara Yesus yang tadinya tidak percaya dengan-Nya (Yoh. 7:5), setelah Dia bangkit maka mereka juga menjadi saksi yang setia, seperti Yakobus (1Kor. 15:6-7).

Kebangkitan Kristus merupakan titik awal dari perubahan sejarah manusia. Walaupun kita sedang berjalan dalam bayang-bayang maut, tetapi kebangkitan Kristus akan memberikan kekuatan bagi kita untuk mewartakan Injil-Nya (ay. 15). Kisah-kisah perubahan hidup dan kuasa Injil sampai sekarang terus terjadi pada orang-orang dan suku-suku bangsa ketika mereka menerima Alkitab. Misalnya, banyak suku yang tadinya kanibal dan menolak Injil, namun kemudian menjadi suku yang hidup bermoral dan mengikut Kristus. Manusia-manusia lama, beserta pemikiran dan gaya hidupnya, akan diubah menjadi manusia-manusia baru. Marilah kita terus hidup dalam kesadaran akan kebangkitan Kristus. Amin.

REFLEKSI

Hiduplah dalam kesadaran bahwa Kristus hidup dan Dia hidup di dalam umat-Nya (Leon Morris)

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Mengapa ada orang-orang Kristen (mungkin termasuk kita) yang tidak merasakan kuasa dari kebangkitan Kristus dalam hidup mereka? Bagaimana caranya supaya kuasa kebangkitan Kristus itu dapat kita rasakan?
  2. Apakah bedanya perubahan hidup yang dialami oleh orang-orang di dalam Kristus dengan orang-orang di luar Kristus?

AYAT ALKITAB TERKAIT

9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. 10 Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. 11 Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. 12 Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota. 13 Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada merekapun teman-teman itu tidak percaya. 14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. 15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. 16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. (Mrk. 16:9-16)

10 Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul. 11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu. 12 Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi. (Luk. 24:10-12)

Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?” Jawab Petrus kepada-Nya: “Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.” Kata Yesus kepadanya: “Gembalakanlah domba-domba-Ku.” (Yoh. 21:15)

Sebab saudara-saudara-Nya sendiripun tidak percaya kepada-Nya. (Yoh. 7:5)

6 Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. 7 Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. (1Kor. 15:6-7)

About the author

Leave a Reply