Ibadah Minggu, 1 Agustus 2021 (Sore)
Oleh Pdm. Elda Fariani (GBT Kristus Pelepas Malang)
Dalam 1 Tawarikh 28, Raja Daud memerintahkan semua pemimpin Israel untuk berkumpul. Daud kemudian mengutarakan keinginannya untuk membangun Bait Allah. Tetapi karena Daud banyak menumpahkan darah, Allah memilih Salomo yang akan membangun bait Allah. Namun demikian, Daud tetap menyiapkan bahan-bahan untuk pembangunannya dan mengajak rakyatnya untuk berpartisipasi. Rakyat pun menyambutnya dengan sukacita (ay. 9). Kita akan mempelajari sikap Daud setelah diberkati.
Pertama, Daud menyadari bahwa semua berkat asalnya dari Tuhan (ay. 11-12, 14, 16). Hal ini juga dinyatakan oleh Ayub ketika dia mengalami penderitaan (Ayb. 1:21). Kedua, Daud mengucap syukur dan memuji Tuhan atas berkat yang sudah diterimanya (ay. 13). Dia tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Tuhan. Ketiga, Daud memperhatikan rumah Tuhan (28:2). Dia tidak egois seperti memperhatikan kepentingan keluarganya saja. Keempat, Daud memberikan persembahan dengan tulus ikhlas dan senang hati (ay. 17). Kelima, Daud menyadari hidupnya di dunia ini sebagai orang asing dan pendatang (ay. 15).
Semasa hidup kita di dunia, Tuhan mempercayakan berkat secara jasmani. Tetapi berkat itu bukan untuk dinikmati sendiri, namun juga harus disalurkan kepada orang lain. Kita tidak perlu menjadi kaya terlebih dulu untuk dapat memberi. Teladanilah sikap hati yang dimiliki oleh seorang janda miskin yang memberikan uang persembahan di rumah Tuhan (Mrk. 12:41-44).
Jangan memberikan persembahan dengan terpaksa karena Allah memperhatikan motivasi kita. Ingat, Tuhan Yesus telah memberikan nyawa-Nya supaya kita lepas dari hukuman dosa. Jika Dia telah mengangkat kita sebagai anak-Nya, akankah kita masih merasa berat hati untuk mempersembahkan apa yang kita miliki? Persembahkan seluruh hidup kita dengan tulus untuk memuliakan nama Tuhan (1Tim. 6:16-17; Mat. 6:19-20). Amin.
REFLEKSI
Ketidakmurahhatian menunjukkan penolakan atas pengakuan bahwa harta milik kita sebenarnya bukan milik kita, tetapi milik Tuhan (Tim Keller)
PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN
- Mengapa seorang anak Tuhan masih bisa berat untuk memberi?
- Apa yang selama ini masih Anda genggam erat dan belum dipersembahkan pada Tuhan sepenuhnya? Mintalah bimbingan Roh Kudus.
AYAT ALKITAB TERKAIT
1 Lalu berkatalah Raja Daud kepada semua orang yang berkumpul di situ, “Dari semua putraku, Salomolah yang dipilih Allah. Tetapi ia masih sangat muda dan kurang pengalaman, sedangkan pekerjaan ini sangat besar. Lagipula yang akan dibangun itu bukan istana untuk manusia, melainkan rumah untuk TUHAN Allah. 2 Bahan-bahan untuk rumah itu beserta perabotnya sudah kusiapkan dengan segala kemampuanku. Aku telah menyediakan emas, perak, perunggu, besi, kayu, batu-batu berharga dan batu-batu permata, batu-batu beraneka warna untuk hiasan-hiasan dan sangat banyak batu pualam. 3 Bahkan karena cintaku kepada Rumah Allahku itu aku telah menyerahkan juga perak dan emas dari harta milikku sendiri: 4-5 emas terbaik 100 ton lebih, dan perak murni kurang lebih 240 ton untuk melapisi dinding Rumah TUHAN, dan untuk benda-benda yang harus dikerjakan oleh para tenaga ahli. Nah, sekarang siapa lagi mau memberikan persembahannya kepada TUHAN dengan senang hati?” 6 Maka para kepala kaum, kepala suku, para perwira dan penanggung jawab harta milik raja menyatakan bahwa mereka ingin juga menyumbang. 7 Lalu mereka pun memberikan yang berikut ini untuk pembangunan Rumah TUHAN itu: emas 170 ton lebih, perak 340 ton lebih, perunggu hampir 620 ton, dan besi 3.400 ton lebih. 8 Orang-orang yang memiliki batu-batu permata menyerahkannya kepada Yehiel untuk dimasukkan ke dalam kas Rumah TUHAN. (Yehiel adalah seorang Lewi dari kaum Gerson.) 9 Rakyat memberi dengan rela hati kepada TUHAN dan mereka gembira karena telah banyak yang mereka persembahkan. Raja Daud juga gembira sekali.
10 Di hadapan orang banyak itu Raja Daud memuji TUHAN. Ia berkata, “Ya TUHAN Allah yang disembah Yakub leluhur kami, terpujilah Engkau untuk selama-lamanya! 11 Engkau sungguh besar, dan berkuasa. Engkau mulia, jaya dan agung. Segala sesuatu di langit dan di bumi adalah milik-Mu. Engkau raja agung, penguasa atas segalanya. 12 Semua kekayaan dan kemakmuran berasal daripada-Mu; segala sesuatu Engkau kuasai dengan kekuatan dan kedaulatan-Mu; Engkau berkuasa membuat siapa saja menjadi orang besar dan kuat. 13 Sekarang, ya Allah kami, kami ucapkan syukur kepada-Mu, dan kami memuji nama-Mu yang agung. 14 Aku dan rakyatku ini sesungguhnya tak dapat memberikan apa-apa kepada-Mu, karena segalanya adalah pemberian-Mu dan apa yang kami berikan ini adalah kepunyaan-Mu juga. 15 Engkau tahu, ya TUHAN, bahwa seperti para leluhur kami, kami pun menjalani hidup ini sebagai pendatang dan orang asing. Hidup kami seperti bayangan yang berlalu, dan kami tidak bisa luput dari kematian. 16 Ya TUHAN, Allah kami, semua barang berharga ini kami kumpulkan di sini untuk mendirikan sebuah rumah bagi-Mu supaya kami dapat menghormati nama-Mu yang suci. Tetapi semuanya itu kami terima daripada-Mu sendiri dan adalah kepunyaan-Mu juga. 17 Aku tahu Engkau menguji hati setiap orang dan Engkau menyukai orang yang murni hatinya. Dengan tulus ikhlas dan senang hati kupersembahkan semuanya ini kepada-Mu. Aku telah menyaksikan bagaimana umat-Mu yang berkumpul di sini membawa persembahan mereka kepada-Mu dengan senang hati. 18 Ya TUHAN Allah, yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Yakub, leluhur kami, kiranya Engkau menjaga supaya umat-Mu tetap mencintai Engkau seperti sekarang ini dan tolonglah supaya mereka selamanya setia kepada-Mu. 19 Berikanlah kepada Salomo, putraku, keinginan yang sungguh-sungguh untuk menuruti semua perintah-Mu dan untuk membangun rumah ibadat itu yang persiapannya sudah kulaksanakan.” 20 Sesudah berdoa demikian, Daud berkata kepada orang banyak yang berkumpul di situ, “Pujilah TUHAN Allahmu!” Maka semua orang itu memuji-muji TUHAN, Allah yang disembah leluhur mereka. Lalu mereka sujud untuk menghormati TUHAN dan raja.21 Hari berikutnya mereka menyembelih hewan untuk dipersembahkan sebagai kurban kepada TUHAN, lalu dibagikan kepada seluruh rakyat. Selain itu ada 1.000 sapi jantan, 1.000 domba jantan dan 1.000 domba muda yang disembelih dan dibakar utuh di atas mezbah. Mereka juga mempersembahkan anggur yang diwajibkan untuk kurban-kurban itu. 22 Hari itu mereka makan minum dengan gembira di hadapan TUHAN. Lalu untuk kedua kalinya mereka memproklamasikan Salomo sebagai raja. Atas nama TUHAN, mereka meresmikan dia menjadi raja mereka dan Zadok menjadi imam. 23 Maka sebagai pengganti Daud ayahnya, Salomo naik takhta yang telah ditetapkan oleh TUHAN. Ia raja yang sukses dan disegani oleh seluruh bangsa Israel. 24 Semua pejabat pemerintahan dan militer sampai kepada putra-putra Daud yang lain pun mengakui kekuasaan Salomo sebagai raja. 25 TUHAN membuat seluruh rakyat mengagumi Raja Salomo dan menjadikannya raja yang lebih hebat dari raja mana pun juga yang pernah memerintah Israel. (1Taw. 9:1-25)
katanya: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!” (Ayb. 1:21 TB)
17 Kepada orang-orang yang kaya di dunia ini, hendaklah engkau minta supaya mereka jangan sombong dan jangan berharap kepada barang-barang yang tidak tetap — seperti halnya dengan kekayaan. Mereka harus berharap kepada Allah yang memberikan segala sesuatu kepada kita dengan berlimpah supaya kita menikmatinya. 18 Mintalah kepada mereka untuk menunjukkan kebaikan, untuk banyak melakukan hal-hal yang baik, murah hati dan suka memberi. (1Tim. 6:16-17 BIMK)
41 Waktu duduk bertentangan dengan kotak persembahan di Rumah Tuhan, Yesus memperhatikan orang-orang memasukkan uang mereka ke dalam kotak itu. Banyak orang kaya memasukkan banyak uang; 42 lalu seorang janda yang miskin datang juga. Ia memasukkan dua uang tembaga, yaitu uang receh yang terkecil nilainya. 43 Maka Yesus memanggil pengikut-pengikut-Nya lalu berkata kepada mereka, “Perhatikanlah ini: Janda yang miskin itu memasukkan ke dalam kotak itu lebih banyak daripada yang dimasukkan oleh semua orang-orang lainnya. 44 Sebab mereka semua memberi dari kelebihan hartanya. Tetapi janda itu sekalipun sangat miskin memberikan semua yang ada padanya — justru yang ia perlukan untuk hidup.” (Mrk. 12:41-44 BIMK)
19 “Janganlah mengumpulkan harta untuk dirimu di dunia, di mana rayap dan karat dapat merusaknya dan pencuri datang mencurinya. 20 Sebaliknya, kumpulkanlah harta di surga, di mana rayap dan karat tidak merusaknya, dan pencuri tidak datang mencurinya. (Mat. 6:19-20 BIMK)
