Mengevaluasi dan Memeriksa Hidup Kita Sendiri (Kej. 35:1-15)

Ibadah Minggu, 31 Oktober 2021 (Sore)

Oleh Ev. David Alinurdin (STT SAAT)

Sebagai umat Tuhan, mungkin kita pernah mengalami penyimpangan (distraksi) dalam menjalani panggilan Tuhan. Inilah yang terjadi dalam diri Yakub. Ketika datang ke Haran, dia hanya membawa tangan kosong. Namun kemudian, Tuhan memberikan dia istri dan ternak yang banyak. Sayangnya, di tengah penyertaan Tuhan itu, Yakub malah menyimpang. Dia tidak langsung menuju Betel seperti panggilan Tuhan, tetapi pergi ke Sikhem.

Tindakan Yakub terlihat rohani dengan mendirikan sebuah mazbah di Sikhem (baca Kej. 34). Namun sebenarnya itu dilakukan hanya untuk menenangkan dirinya. Distraksi nampaknya sepele. Tetapi, bisa membawa dampak yang besar dalam kehidupan rohani kita. Itu akan menghambat pertumbuhan kita untuk serupa dengan Kristus.

Dalam masa-masa penyimpangan dari panggilan Tuhan itu, Yakub menjalani cara hidup seperti bangsa yang tidak mengenal Allah. Dia juga harus menghadapi konsekuensinya, yaitu dimusuhi oleh bangsa-bangsa di sekitarnya. Jika pada saat ini kita sedang menyimpang dari panggilan Tuhan, segeralah kembali sebelum hal-hal buruk menimpa diri kita.

Peristiwa tragis yang dialami oleh Dina (baca Kej. 34), anaknya, mungkin menjadi titik balik Yakub untuk kembali kepada panggilan Tuhan. Dia menyadari bahwa selama ini pusat hidupnya bukan Allah, namun keamanan dan reputasi di tengah-tengah orang Kanaan. Setelah mengevaluasi dirinya, Yakub mengambil respons yang tepat. Dia membenahi hidupnya dan menjadikan Tuhan sebagai pusat hidupnya (ay. 2).

Bahaya terbesar dalam hidup kita adalah komitmen yang setengah hati. Kita merasa baik-baik saja, padahal kita sedang menjauh dari tujuan yang Allah kehendaki. Marilah kembali pada panggilan Tuhan sebagai pengikut Kristus dan menata kembali prioritas-prioritas dalam hidup kita. Amin.

REFLEKSI

Reformasi berarti kembali pada pengajaran Alkitab yang benar. Kebangunan rohani adalah penerapan dari pengajaran tersebut dengan kekuatan Roh Kudus (Francis Schaeffer)

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Apa saja distraksi yang saat ini sedang mengalihkan fokus hidup Anda dari panggilan Tuhan? Apa yang membuatnya menarik dalam pandangan Anda?
  2. Adakah hal-hal yang harus diperbaiki dalam kehidupan Anda saat ini?

AYAT ALKITAB TERKAIT

Allah berfirman kepada Yakub: “Bersiaplah, pergilah ke Betel, tinggallah di situ, dan buatlah di situ mezbah bagi Allah, yang telah menampakkan diri kepadamu, ketika engkau lari dari Esau, kakakmu.” Lalu berkatalah Yakub kepada seisi rumahnya dan kepada semua orang yang bersama-sama dengan dia: “Jauhkanlah dewa-dewa asing yang ada di tengah-tengah kamu, tahirkanlah dirimu dan tukarlah pakaianmu. Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel; aku akan membuat mezbah di situ bagi Allah, yang telah menjawab aku pada masa kesesakanku dan yang telah menyertai aku di jalan yang kutempuh.” Mereka menyerahkan kepada Yakub segala dewa asing yang dipunyai mereka dan anting-anting yang ada pada telinga mereka, lalu Yakub menanamnya di bawah pohon besar yang dekat Sikhem. Sesudah itu berangkatlah mereka. Dan kedahsyatan yang dari Allah meliputi kota-kota sekeliling mereka, sehingga anak-anak Yakub tidak dikejar. Lalu sampailah Yakub ke Lus yang di tanah Kanaan  —  yaitu Betel  — , ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia. Didirikannyalah mezbah di situ, dan dinamainyalah tempat itu El-Betel, karena Allah telah menyatakan diri kepadanya di situ, ketika ia lari terhadap kakaknya.Ketika Debora, inang pengasuh Ribka, mati, dikuburkanlah ia di sebelah hilir Betel di bawah pohon besar, yang dinamai orang: Pohon Besar Penangisan. Setelah Yakub datang dari Padan-Aram, maka Allah menampakkan diri pula kepadanya dan memberkati dia. 10  Firman Allah kepadanya: “Namamu Yakub; dari sekarang namamu bukan lagi Yakub, melainkan Israel, itulah yang akan menjadi namamu.” Maka Allah menamai dia Israel. 11  Lagi firman Allah kepadanya: “Akulah Allah Yang Mahakuasa. Beranakcuculah dan bertambah banyak; satu bangsa, bahkan sekumpulan bangsa-bangsa, akan terjadi dari padamu dan raja-raja akan berasal dari padamu. 12  Dan negeri ini yang telah Kuberikan kepada Abraham dan kepada Ishak, akan Kuberikan kepadamu dan juga kepada keturunanmu.” 13  Lalu naiklah Allah meninggalkan Yakub dari tempat Ia berfirman kepadanya. 14 Kemudian Yakub mendirikan tugu di tempat itu, yakni tugu batu; ia mempersembahkan korban curahan dan menuangkan minyak di atasnya. 15  Yakub menamai tempat di mana Allah telah berfirman kepadanya “Betel”.

(Kej. 35:1-15)

About the author

Leave a Reply