Ibadah Umum II, 8 Desember 2024. Oleh: Pdt. Daniel Tanusaputra.
Ada sekitar 80 kemunculan istilah ‘Anak Manusia’ di dalam kitab-kitab Injil. Istilah ini menunjukkan bahwa Yesus adalah Allah yang turun menjadi manusia (bukan sekadar manusia biasa, Luk. 1:31, 35; 4:16-19). Dia benar-benar menjalani kehidupan di dunia dan mengerti keadaan sebagai manusia. Dia diberi kuasa untuk melakukan berbagai mukjizat, bahkan mengampuni dosa (Luk. 5:24). Jadi, Yesus tidak hanya peduli dengan kebutuhan jasmani manusia. Sebagai Juru Selamat, Dia sangat peduli dengan kebutuhan pemulihan dari dosa.
Dalam kemanusiaan-Nya, Yesus belajar untuk sepenuhnya taat kepada Bapa-Nya. Dia tidak hanya Allah untuk kita, tetapi juga Allah yang ada di dalam kita. Jauh sebelum Yesus lahir, Daniel telah mendapat penglihatan akan kedatangan-Nya sebagai Anak Manusia ke dalam dunia (Dan. 7:13-14). Tidak hanya menjadi manusia, tetapi Yesus juga merupakan seorang Raja dalam kerajaan yang kekal.
Marilah kita terus mengarahkan kepercayaan kepada-Nya sampai Dia datang kembali. Persiapkanlah diri kita untuk menyambut kedatangan-Nya. Sekali kelak, semua bangsa akan mengakui Dia sebagai Juru Selamat (Why. 1:7). Amin.
REFLEKSI
Anak Allah menjadi Anak Manusia supaya anak-anak manusia bisa menjadi anak-anak Allah (C.S. Lewis)
PERTANYAAN DISKUSI
- Apa saja pengaruhnya bagi kehidupan Anda setelah memahami bahwa Allah kita menjadi manusia?
- Perhatikan keadaan orang-orang di sekitar gereja Anda. Apa yang gereja Anda bisa lakukan untuk menjangkau mereka?
REFERENSI
31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
35 Jawab malaikat itu kepadanya: ”Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.” (Luk. 1:31, 35)
16 Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. 17 Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis:
18 ”Roh Tuhan ada pada-Ku,
oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin;
dan Ia telah mengutus Aku
19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan,
dan penglihatan bagi orang-orang buta,
untuk membebaskan orang-orang yang tertindas,
untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.” (Luk. 4:16-19)
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa”—berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu—: ”Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” (Luk. 5:24)
13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya. 14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah. (Dan. 7:13-14)
Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin. (Why. 1:7)
