Pahala Dianiaya karena Kebenaran Bagian Kedua (Mat. 5:11-12)

Ibadah Umum II, 19 Juli 2026. Oleh: Pdt. Daud Soesilo.

Dunia selalu memancarkan kegelapan. Namun demikian, orang percaya akan bersinar paling terang di tengah banyak tantangan. Dalam rangkaian Ucapan Bahagia (ay. 3-10), banyak penafsir yang menyatakan bahwa ayat 11-12 pun merupakan bagian darinya, yaitu ucapan bahagia kesembilan. Kemudian dalam ayat-ayat selanjutnya, Tuhan Yesus memberikan arahan-arahan lebih lanjut.

Di dalam ayat 11-12 ini, Tuhan Yesus menyatakan bahwa orang yang dianiaya karena menjadi pengikut-Nya disebut sebagai orang yang berbahagia. Istilah kebenaran di sini dapat diartikan sebagai ‘melakukan kehendak Tuhan.’ Jadi, bukan dianiaya karena melakukan kesalahan.

Gaya hidup pengikut Kristus berbeda dengan cara hidup dunia, karena mereka merefleksikan nilai-nilai Kerajaan Surga. Maka ketika kita melakukan gaya hidup seperti ini, kita akan mendapat tantangan dari dunia. Namun, hal ini bukan berarti kita mencari-cari atau membanggakan penganiayaan.

Ada dua hal juga yang perlu diperhatikan: upah kita besar di surga dan nabi-nabi sebelum kita pun mengalami penganiayaan. Inilah yang membuat kita berbahagia sehingga kita tetap memilih untuk taat kepada Tuhan di tengah penganiayaan (bnd. Yak. 1:12).

Marilah kita terus mengiring Tuhan Yesus sepanjang hidup kita. Amin.

REFLEKSI

Api Tuhan tidak dapat mati disiram oleh air penganiayaan dari sesama manusia (A.W. Tozer)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Setujukah Anda bahwa kenyamanan hidup atau kenyamanan beribadah akan membuat semangat orang Kristen menjadi suam-suam kuku? Jelaskan jawaban Anda!
  2. Apa saja contoh gaya hidup duniawi yang pernah menekan Anda untuk ikut-ikutan ke dalamnya? Bagaimana Anda menghadapinya, dan apakah hasilnya?

REFERENSI

1 Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. 2 Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya:

3      ”Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah,

karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

4      Berbahagialah orang yang berdukacita,

karena mereka akan dihibur.

5      Berbahagialah orang yang lemah lembut,

karena mereka akan memiliki bumi.

6      Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran,

karena mereka akan dipuaskan.

7      Berbahagialah orang yang murah hatinya,

karena mereka akan beroleh kemurahan.

8      Berbahagialah orang yang suci hatinya,

karena mereka akan melihat Allah.

9      Berbahagialah orang yang membawa damai,

karena mereka akan disebut anak-anak Allah.

10      Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran,

karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.   11      Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.

12      Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.” (Mat. 5:1-12)

Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia. (Yak. 1:12)

About the author

Leave a Reply