Bersabar dalam Penderitaan (1Ptr. 4:12-14)

Ibadah Umum I, 17 Mei 2026. Oleh: Pdm. Kornelius Makapile.

Melihat situasi dunia saat ini, perjuangan untuk mempertahankan iman pada Kristus menjadi lebih sulit. Ada berbagai masalah yang bisa menimpa hidup kita. Termasuk juga ketika kita berada dekat dengan Tuhan. Penderitaan tidak selalu menjadi tanda bahwa Tuhan meninggalkan kita.

Maka dari itu, ‘bersabar dalam penderitaan’ harus  kita hidupi supaya iman kita pada Tuhan terus bertumbuh. Kita akan lebih dekat dengan Tuhan dan akan melihat rencana Tuhan yang lebih besar dalam hidup kita. Karena Allah setia, kita pasti bisa bertahan dalam setiap pencobaan yang kita alami (1Kor. 10:13).

Kemudian, tetaplah bersyukur dan percaya kepada Tuhan, karena Kristus ada bersama-sama dengan kita dalam penderitaan (ay. 13). Inilah sumber kekuatan hidup kita.

Terakhir, nikmatilah proses hidup kita di dalam Tuhan. Setiap proses yang terjadi dalam kehidupan kita diizinkan Tuhan untuk mendatangkan kemuliaan (2Kor. 4:17). Amin.

REFLEKSI

Penderitaan yang kita alami tidak layak disebut sebagai penderitaan jika dibandingkan dengan penderitaan yang Kristus Alami (Martin Luther)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apa yang membedakan penderitaan karena iman pada Kristus dengan penderitaan yang lain? Berikan contohnya dalam kehidupan sehari-hari!
  2. Apa sajakah yang akan membuat penderitaan bertambah berat? Sebaliknya, apa sajakah yang akan membuat penderitaan terasa lebih ringan?

REFERENSI

12 Saudara-saudara yang tercinta! Kalian sekarang sangat menderita karena sedang diuji. Tetapi janganlah merasa heran, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi kepadamu. 13 Malah, hendaklah kalian merasa senang karena turut menderita bersama-sama dengan Kristus. Maka nanti kalau keagungan Kristus diperlihatkan, kalian akan bersukacita. 14 Kalian beruntung kalau kalian dihina sebab kalian pengikut Kristus. Itu berarti Roh yang mulia, yaitu Roh Allah, ada padamu. (1Ptr. 4:12-14 BIMK)

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1Kor. 10:13)

Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami. (2Kor. 4:17)

About the author

Leave a Reply