Ibadah Minggu, 19 September 2021 (Pagi)

Oleh Pdt. Ary Handoko (GBT Kristus Raja Damai Surabaya)

Seorang bijak mengatakan, “Ketika kita tidak lagi punya semangat, maka pada hakikatnya hidup pun berhenti sampai di situ.” Tuhan menginginkan anak-anak-Nya untuk terus bersemangat karena itu berhubungan dengan iman. Bahkan Tuhan akan memberikan upah bagi mereka yang memelihara semangat dalam hidup mereka (2Taw. 15:7). Kita akan mempelajari dua hal tentang semangat melalui Amsal 18:14 ini.

Pertama, semangat adalah salah satu tanda rohani yang sehat. dalam salah satu terjemahan bahasa Inggris (The Message), Amsal 18:14 menyatakan bahwa roh yang sehat mengalahkan banyak kesulitan. Orang yang percaya pada Tuhan akan menjalani hidupnya dengan bersemangat. Dia tidak akan mudah mengeluh. Sebaliknya, dia akan mudah mengucap syukur.

Kedua, umur semakin bertambah harus semakin bersemangat (Mzm. 92:13-16). Banyak tokoh Alkitab yang terus bersemangat dan menjadi berkat di usia tua. Salah satunya Kaleb, yang masih memiliki kekuatan dan semangat walaupun telah berusia delapan puluh lima tahun (Yos. 14:9-13).

 

Sebagian orang meminta tolong kepada Tuhan namun tidak mau menguatkan hati dan hidup menurut firman-Nya. Ingatlah bahwa Tuhan sangat mengasihi kita. Oleh sebab itulah Dia tidak mau hidup anak-anak-Nya terus merosot. Salah satu amsal menyatakan bahwa “Hati yang gembira adalah obat yang manjur” (Ams. 17:22). Kemudian, Tuhan juga berulang kali mengatakan “Berbahagialah!”

Ketika kita berkomitmen untuk mau menyerahkan kelesuan hidup kita dan hidup menurut firman-Nya, maka Tuhan akan memberikan kelegaan bagi kita (Mat. 11:28). Seberapa pun panjang kesulitan hidup yang bisa kita alami, Tuhan akan membuat kita bangkit. Amin.

REFLEKSI

Tuhan adalah sumber kekuatan yang tak terbatas dan kita diciptakan untuk menerima kekuatan itu dalam hidup kita (David Jeremiah)

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Apa saja perbedaan antara semangat yang bersandar pada kekuatan Tuhan dengan semangat yang bersandar pada kekuatan diri sendiri?
  2. Berdasar isi khotbah ini, apa yang bisa Anda lakukan untuk menolong orang yang sedang kehilangan semangat pada masa pandemi ini?

AYAT ALKITAB TERKAIT

Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah? (Ams. 18:14)

Oleh kemauan untuk hidup, orang dapat menanggung penderitaan; hilang kemauan itu, hilang juga segala harapan. (Ams. 18:14 BIMK)

“Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!” (2Taw. 15:7)

9 Dan karena itu, Musa menjanjikan bahwa tanah yang saya jelajahi pasti akan diberikan kepada saya dan anak-anak saya menjadi milik kami untuk selama-lamanya. 10 Sekarang sudah empat puluh lima tahun sejak TUHAN mengatakan hal itu kepada Musa. Itu terjadi ketika bangsa Israel sedang mengembara di padang pasir. Dan seperti yang sudah dijanjikan TUHAN, TUHAN pun telah melindungi saya sehingga saya tetap hidup sampai sekarang. Lihat, saya sekarang berumur delapan puluh lima tahun, 11 tetapi masih kuat seperti ketika Musa mengutus saya. Saya masih mempunyai cukup tenaga untuk berperang atau untuk melakukan apa saja. 12 Karena itu, berikanlah sekarang daerah pegunungan yang dijanjikan TUHAN kepada saya pada waktu saya dan orang-orang yang bersama-sama saya kembali membawa laporan. Pada waktu itu engkau sendiri mendengar, bahwa di sana ada bangsa raksasa yang disebut bangsa Enak. Mereka tinggal dalam kota-kota besar yang bertembok. Mungkin TUHAN akan menolong saya, sehingga saya dapat mengusir mereka, seperti yang dikatakan TUHAN.” 13 Maka Yosua merestui Kaleb anak Yefune, lalu memberikan kepadanya kota Hebron menjadi tanah miliknya. (Yos. 14:9-13 BIMK)

13 Orang jujur bertunas seperti pohon kurma, dan tumbuh subur seperti pohon cemara di Libanon. 14 Mereka seperti pohon yang ditanam di Rumah TUHAN, dan berkembang di Rumah Allah kita, 15  pohon yang masih berbuah di masa tua, tetap hijau dan segar. 16 Itulah buktinya bahwa TUHAN adil; dia pembela-Ku, tak ada kecurangan pada-Nya. (Mzm. 92:13-16 BIMK)

Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Mat. 11:28)

About the author

Leave a Reply