Diperkaya agar Bercahaya (Ef. 1:3-23)

Ibadah Umum I, 30 Maret 2025. Oleh: Ev. Nicholas Kurniawan.

Lampu dapat memancarkan cahaya karena ada energi yang diberikan padanya. Demikian pula, kita sebagai orang Kristen juga bisa memancarkan terang/kebaikan jika kita telah menerima terang/kebaikan Tuhan. Itulah sebabnya, kita perlu diperkaya dengan kekayaan rohani supaya bisa bercahaya. Kekayaan ini bersifat kekal, tidak mungkin habis. Jadi, kita hanyalah saluran berkat dan sumbernya adalah Tuhan.

Inilah yang juga ditunjukkan oleh Paulus. Ketika menulis surat ini, Paulus sedang ada dalam penjara. Bukannya meratapi nasibnya, dia justru terus memancarkan terang Tuhan.Mengapa Paulus bisa melakukan hal seperti itu?

Paulus telah menerima berkat rohani bagi orang percaya pilihan Allah, yaitu: pemberi berkat rohani (ay. 3), berkat rohani (ay. 3), dipilih Allah (ay. 4), ditentukan Allah (ay. 5-6), diberdayakan Allah (ay. 7-13), dipercayakan Allah (ay. 14-17), dicahayakan oleh Allah agar tumbuh dan bersinar (ay. 18-23). Ketika kita hidup menurut berkat rohani yang kita terima dari Tuhan, bukannya kedagingan kita, maka kita akan terus bercahaya.

Seperti Paulus, orang yang beroleh kekayaan berkat rohani tidak pernah terpenjara rohnya sekalipun jasmaninya dipenjarakan. Dia tetap bisa bercahaya di tempat-tempat gelap sekalipun. Justri, itu membuatnya semakin bergairah untuk terus berkiprah bagi Tuhan dan bukannya kalah oleh keadaan. Amin.

REFLEKSI

Kegelapan adalah cara pandangku, sementara terang adalah cara pandang Allah (Oswald Chambers)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Jika berkat rohani begitu penting, apakah orang Kristen boleh mengejar berkat jasmani? Apa rambu-rambunya?
  2. Mengapa berkat jasmani bisa kelihatan lebih penting dibanding berkat rohani? Apa yang harus Anda waspadai supaya tidak terjatuh mengutamakan berkat jasmani dibanding berkat rohani?

REFERENSI

3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. 4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. 5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, 6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. 7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,  8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian. 9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus 10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi. 11 Aku katakan ”di dalam Kristus”, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan—kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya— 12 supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya. 13 Di dalam Dia kamu juga—karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu—di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. 14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

15 Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, 16 aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, 17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar. 18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, 19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya, 20 yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga,  21 jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang. 22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. 23 Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu. (Ef. 1:3-23)

About the author

Leave a Reply