Ibu dan Saudara-Saudara Yesus (Luk. 8:19-21)

Ibadah Umum Gabungan, 11 Mei 2025. Oleh: Pdt. Vivian Soesilo.

Dalam Lukas 8:1-21, Yesus berkali-kali menyebut dan menekankan tentang mendengarkan firman Tuhan. Banyak hal, seperti tantangan dan kenyamanan hidup, membuat orang-orang percaya tidak berbuah. Oleh sebab itu, para pendengar firman Tuhan perlu melakukannya (menjadi keluarga Tuhan).

Alkitab menggambarkan ibu sebagai sosok yang memberikan kasih sayang kepada anak-anaknya. Berbeda dengan sosok ibu di dunia yang tidak sempurna, Allah menyayangi kita secara penuh (Yes. 49:15; Mzm. 27:10) Seorang ibu hendaknya menghibur (Yes. 66:12-13), mendidik (Ams. 22:6; 29:15, 17), serta memberi teladan dan bimbingan rohani (2Tim. 1:5) bagi anak-anaknya.

Sementara itu, sebagai anak kita perlu menghormati (Kel. 20:12; Ef. 6:1-3) dan mendengarkan didikan (Ams. 1:8-9; Ams. 6:20, 22) ibunya dan menjadi bijaksana (Ams. 17:25; 13:1; Ams. 23:22, 25). Tanpa itu, seorang anak akan menghina dirinya sendiri (Ams. 19:26).

Marilah kita lakukan firman Tuhan. Perhatikan ibu kita (atau para ibu di sekitar kita). Selamat Hari Ibu Internasional! Amin.

REFLEKSI

Seorang ibu yang saleh sama berharganya dibanding seratus rohaniwan (Anonim)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Sosok ibu seperti apakah yang ada di dunia masa kini? Apakah hal itu selaras dengan Alkitab? Jelaskan!
  2. Bagaimana Anda dapat menunjukkan rasa syukur atau dukungan kepada ibu kandung atau para ibu di sekitar Anda?

REFERENSI

19 Ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak. 20 Orang memberitahukan kepada-Nya: ”Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau.” 21 Tetapi Ia menjawab mereka: ”Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.” (Luk. 8:19-21)

Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya,

sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya?

Sekalipun dia melupakannya,

Aku tidak akan melupakan engkau. (Yes. 49:15)

Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku,

namun TUHAN menyambut aku. (Mzm. 27:10)

12      Sebab beginilah firman TUHAN:

Sesungguhnya, Aku mengalirkan kepadanya

keselamatan seperti sungai,

dan kekayaan bangsa-bangsa

seperti batang air yang membanjir;

kamu akan menyusu, akan digendong,

akan dibelai-belai di pangkuan.

13      Seperti seseorang yang dihibur ibunya,

demikianlah Aku ini akan menghibur kamu;

kamu akan dihibur di Yerusalem. (Yes. 66:12-13)

Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya,

maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. (Ams. 22:6)

15      Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat,

tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya.

17      Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu,

dan mendatangkan sukacita kepadamu. (Ams. 29:15, 17)

Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu. (2Tim. 1:5)

Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. (Kel. 20:12)

1 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.  2 Hormatilah ayahmu dan ibumu—ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini:  3 supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. (Ef. 6:1-3)

8      Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu,

dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu

9      sebab karangan bunga yang indah itu bagi kepalamu,

dan suatu kalung bagi lehermu. (Ams. 1:8-9)

20 Hai anakku, peliharalah perintah ayahmu,

dan janganlah menyia-nyiakan ajaran ibumu.

22      Jikalau engkau berjalan, engkau akan dipimpinnya,

jikalau engkau berbaring, engkau akan dijaganya,

jikalau engkau bangun, engkau akan disapanya. (Ams. 6:20, 22)

Anak yang bebal menyakiti hati ayahnya,

dan memedihkan hati ibunya. (Ams. 17:25)

Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya,

tetapi seorang pencemooh tidak mendengarkan hardikan. (Ams. 13:1)

 

22      Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau,

dan janganlah menghina ibumu kalau ia sudah tua.

25      Biarlah ayahmu dan ibumu bersukacita,

biarlah beria-ria dia yang melahirkan engkau. (Ams. 23:22, 25)

Anak yang menganiaya ayahnya atau mengusir ibunya,

memburukkan dan memalukan diri. (Ams. 19:26)

About the author

Leave a Reply