Prioritas yang Benar Membuka Berkat (Mat. 6:33)

Ibadah Umum I, 23 Februari 2025. Oleh: Pdm. Tomy Handaka Patria.

Perintah ini merupakan bagian dari Khotbah di Bukit (pasal 5-7). Kita diajar untuk mencari Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya. Artinya, tunduk pada otoritas Allah dan melakukan kehendak-Nya. Hidup kita harus mencerminkan Kristus. Jadi, fokus hidup kita adalah pada hal-hal yang bernilai kekal, bukan yang sementara (Kol. 3:1-2). Ketika kita melakukannya, maka Tuhan akan mencukupkan hidup kita.

Tetapi ini bukan berarti Tuhan menjanjikan kemewahan, karena yang diulas di sini adalah kebutuhan dasar (makanan dan pakaian). Juga, bukan berarti Tuhan menjanjikan kita akan terhindar dari penderitaan. Ada kalanya, rencana Tuhan yang indah harus menuntut para pelayan-Nya mengalami penderitaan. Selain itu, bukan juga berarti kita mengabaikan tanggung jawab sehari-hari. Kita harus tetap melakukannya, namun dengan cara pandang yang benar.

Ketika kita memiliki prioritas yang benar, maka kita akan menjalani hidup yang penuh berkat. Kita melakukan segala sesuatunya dengan kualitas untuk memuliakan Tuhan, bukan sekadar untuk mendapatkan upah atau keuntungan. Tentu hal ini akan menjadi berkat, baik bagi orang lain maupun bagi kita sendiri. Tetapi ketika prioritas kita salah, maka kita akan mudah jatuh dalam kekhawatiran dan tidak merasakan berkat Tuhan.

Marilah kita periksa apa yang menjadi prioritas hidup kita, sehingga kita merasakan berkat Tuhan secara penuh. Amin.

REFLEKSI

Keintiman dengan Tuhan – prioritas-Nya bagi kehidupan kita – menentukan dampak dari hidup kita (Charles Stanley)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apa saja yang biasanya dapat menjadi prioritas hidup orang-orang pada masa kini? Apakah hal tersebut harus dibuang atau tetap dilakukan namun dengan pola pikir yang baru?
  2. Apakah seorang Kristen yang memprioritaskan Tuhan akan kalah bersaing dengan orang-orang lain yang mengejar ambisi duniawi? Jelaskan!

REFERENSI

30 Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, demikian didandani Allah, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya? 31 Karena itu, janganlah khawatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? 32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, padahal Bapamu yang di surga tahu bahwa kamu memerlukan semuanya itu. 33 Tetapi, carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Mat. 6:30-33 TB2)

Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.  2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. (Kol. 3:1-2)

About the author

Leave a Reply