Ibadah Umum I, 28 Desember 2025. Oleh: Pdt. Vivian Soesilo.

Dalam Mazmur 148 ini, ada 13 kali kemunculan “Pujilah TUHAN (Dia)!” Inilah panggilan Tuhan kepada kita di dalam setiap keadaan. Artinya, mengakui berkat dan kebesaran Tuhan dalam Yesus Kristus yang telah diberikan bagi kita. Selain itu, ini adalah pernyataan ibadah dalam kehidupan kita sehari-hari. Bentuknya bisa bermacam-macam sesuai talenta kita.

Semua ciptaan Tuhan (Why. 5:11-14) dipanggil untuk memuji-Nya, yaitu segala sesuatu yang ada di langit (ay. 1-6) dan bumi (ay. 7-14). Termasuk, para malaikat (ay. 2), benda-benda di langit (ay. 3-4), makhluk hidup dan benda-benda di bumi (ay. 7-10), serta semua kalangan manusia (ay. 11-12; Luk. 19:40).

Tuhan layak dipuji karena Dia telah menciptakan (ay. 5) dan menetapkan segala sesuatu (ay. 6). Tuhan juga menguatkan umat-Nya (ay. 14). Kita dipanggil untuk berterima kasih dan memberi hormat serta pujian kepada Tuhan.

Ada beberapa pelajaran dari mazmur ini. Pertama, semua adalah milik Sang Pencipta dan kita diminta untuk melaksanakan kehendak Tuhan, yaitu berterima kasih kepada-Nya. Kedua, pujian harus diarahkan kepada Tuhan, karena kita bukan tuhan atas kehidupan kita. Ketiga, umat manusia bersama-sama memuji Tuhan bersama dengan ciptaan lainnya. Amin.

REFLEKSI

Memuji Tuhan tanpa berdoa kepada-Nya itu tidak mungkin. Sebaliknya, berdoa kepada Tuhan tanpa memuji-Nya, itu tidak bersyukur (Charles Spurgeon)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apa saja hal-hal yang membuat orang Kristen kurang memuji Tuhan?
  2. Apakah ada hal yang bisa mulai Anda lakukan untuk memuji Tuhan, yang mungkin selama ini belum Anda lakukan? Lakukanlah itu selama masih ada kesempatan.

REFERENSI

1 Haleluya!

Pujilah TUHAN di sorga,

pujilah Dia di tempat tinggi!

2      Pujilah Dia, hai segala malaikat-Nya,

pujilah Dia, hai segala tentara-Nya!

3      Pujilah Dia, hai matahari dan bulan,

pujilah Dia, hai segala bintang terang!

4      Pujilah Dia, hai langit yang mengatasi segala langit,

hai air yang di atas langit!

5      Baiklah semuanya memuji nama TUHAN,

sebab Dia memberi perintah, maka semuanya tercipta.

6      Dia mendirikan semuanya untuk seterusnya dan selamanya,

dan memberi ketetapan yang tidak dapat dilanggar.

 

7      Pujilah TUHAN di bumi,

hai ular-ular naga dan segenap samudera raya;

8      hai api dan hujan es, salju dan kabut,

angin badai yang melakukan firman-Nya;

9      hai gunung-gunung dan segala bukit,

pohon buah-buahan dan segala pohon aras:

10      hai binatang-binatang liar dan segala hewan,

binatang melata dan burung-burung yang bersayap;

11      hai raja-raja di bumi dan segala bangsa,

pembesar-pembesar dan semua pemerintah dunia;

12      hai teruna dan anak-anak dara,

orang tua dan orang muda!

13      Biarlah semuanya memuji-muji TUHAN,

sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur,

keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit.

14      Ia telah meninggikan tanduk umat-Nya,

menjadi puji-pujian bagi semua orang yang dikasihi-Nya,

bagi orang Israel, umat yang dekat pada-Nya.

Haleluya! (Mzm. 148:1-14)

 

11 Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa,  12 katanya dengan suara nyaring:

”Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!”

13 Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata:

”Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!”

14 Dan keempat makhluk itu berkata: ”Amin”. Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah. (Why. 5:11-14)

 

Jawab-Nya: ”Aku berkata kepadamu: Jika mereka ini diam, maka batu ini akan berteriak.” (Luk. 19:40)

About the author

Leave a Reply