Ibadah Minggu, 25 April 2021 (Pagi)

Oleh Pdt. Eddy Tendean (Gepekris Malang)

Kematian Kristus menjadikan murid-murid-Nya takut dan gentar dalam menghadapi hidup ke depan. Sementara bagi orang-orang yang menyalibkan Kristus, kematian-Nya menimbulkan kegembiraan karena mereka merasa menang. Namun setelah Dia bangkit, murid-murid-Nya justru gembira karena mereka memiliki pengharapan. Kemudian bagi orang-orang yang menyalibkan-Nya, berita itu membuat mereka gentar dan oleh sebab itulah mereka menyuruh untuk menyebarkan kabar bohong.

Kata mengenal muncul 200 kali dalam Perjanjian Baru. Dalam bahasa Yunaninya berarti mengetahui, mengerti, memahami dengan sungguh-sungguh dan bahkan mengalami secara pribadi. Sementara itu, kata kuasa muncul 119 kali dalam Perjanjian Baru. Dalam bahasa Yunaninya artinya kekuatan yang luar biasa. Orang yang mengenal dan mengalami kuasa kebangkitan Kristus pasti akan memiliki setidaknya empat perubahan hidup.

Pertama, memiliki iman yang teguh. Inti Kekristenan adalah beriman kepada Objek yang tepat, yaitu Yesus Kristus. Dia yang sudah bangkit itulah yang membawa keselamatan pada orang yang percaya pada Tuhan. Sayangnya, banyak orang mengaku percaya tetapi tidak mengerti apa yang mereka percayai (iman yang hanya ikut-ikutan). Jangan sampai, gereja hanya mengejar kuantitas jemaat tanpa memperhatikan iman mereka. Paulus memiliki perubahan hidup setelah dia mengalami perjumpaan secara pribadi dengna Kristus (Kis. 22:6-10) sehingga memiliki keyakinan yang kokoh (Rm. 1:16). Keselamatan adalah anugerah, bukan karena kehebatan diri kita (Ef. 2:8).

Kedua, mengerti dan mengalami arti hidup. Hidup bukan sekadar ada tanpa arti, tetapi hidup dalam Kristus. Iman harus menjadi benih untuk menghasilkan perbuatan. Jadi, sebagai seorang Kristen, kita harus memiliki perubahan hidup (Mat. 7:21-23). Iman yang sejati berarti ada Roh Kudus yang menggerakkan kita untuk beriman dan hidup dengan benar. Amin.

REFLEKSI

Ketika kita mengerti bahwa tujuan hidup yang utama adalah mengenal Allah, maka semua permasalahan hidup akan berjalan sesuai dengan itu (J.I. Packer)

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Apakah orang Kristen yang memiliki perubahan hidup pasti telah mengenal Kristus? Jelaskan jawaban Anda.
  2. Apa dampaknya bagi hidup kita jika tidak mengenal Kristus dengan benar?

 

AYAT ALKITAB TERKAIT

Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya (Flp. 3:10 TB)

Satu-satunya yang saya inginkan ialah supaya saya mengenal Kristus, dan mengalami kuasa yang menghidupkan Dia dari kematian. Saya ingin turut menderita dengan Dia dan menjadi sama seperti Dia dalam hal kematian-Nya. (Flp. 3:10a BIMK)

6 Tetapi dalam perjalananku ke sana, ketika aku sudah dekat Damsyik, yaitu waktu tengah hari, tiba-tiba memancarlah cahaya yang menyilaukan dari langit mengelilingi aku. 7 Maka rebahlah aku ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku: Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku? 8 Jawabku: Siapakah Engkau, Tuhan? Kata-Nya: Akulah Yesus, orang Nazaret, yang kauaniaya itu. 9 Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar. 10 Maka kataku: Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? Kata Tuhan kepadaku: Bangkitlah dan pergilah ke Damsyik. Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu. (Kis. 22:6-10)

Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. (Rm. 1:16)

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, (Ef. 2:8)

Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka “marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati.” (1Kor. 15:32)

21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. 22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? 23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Mat. 7:21-23)

About the author

Leave a Reply