Ibadah Minggu, 23 Mei 2021 (Sore)

Oleh Benjamin Frans (GBT Immanuel, Jakarta)

Sepeninggal Tuhan Yesus, ada seorang Penolong yang lain yang diutus untuk menyertai kita selama-lamanya. Dialah Roh Kebenaran. Dunia tidak mengenal Dia, tetapi kita mengenal Dia (ay. 17). Dia akan menuntun kita untuk hidup dalam kebenaran (lih. Kesepuluh Firman dalam Kel. 20:3-17; Ul. 5:7-21). Perintah Tuhan tersebut dapat disingkat menjadi: mengasihi Allah dan sesama (Mrk. 12:30-31). Selain itu, Tuhan juga memberikan Amanat Agung kepada kita untuk menjadi saksi-Nya (Mat. 28:19-21; Kis. 1:8).

Semua perintah Tuhan tersebut tidak akan mampu kita lakukan dengan kekuatan sendiri. Tetapi, jika kita bersandar pada Roh Kudus, maka Ia akan memampukan kita. Jika kita mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh, maka perintah-perintah-Nya tidak berat (1Yoh. 5:3). Tuhan tahu kemampuan kita. Beban yang Dia berikan pada kita tidak akan melebihi kekuatan kita.

Sungguhkah kita mengenal Allah? Tuhan Yesus mengetuk pintu hati kita (Why. 3:20). Jangan sampai kita rajin beribadah tetapi sesungguhnya Kristus belum berada di hati kita (“Kristen KTP”). Bersyukurlah bahwa bukan kita yang mencari Allah (karena kita tidak akan mampu mencapai-Nya), tetapi Allah yang mencari kita (Luk. 19:10). Allah selalu membuka hati-Nya bagi kita, namun sayangnya sering manusia menutup pintu hatinya.

Marilah kita meminta bimbingan Roh Kudus untuk menuntun pikiran, perkataan, dan perilaku kita. Jika kita benar-benar milik Kristus, pasti kita memiliki Roh Allah (Rm. 8:9). Perkataan-perkataan yang kita keluarkan pun akan sesuai dengan kehendak Kristus (Ams. 13:3). Sebelum mengatakan sesuatu, pikirkanlah: 1) Benarkah apa yang saya katakan? 2) Pantaskah apa yang saya katakan? 3) Pentingkah yang saya katakan? 4) Bergunakah apa yang saya katakan? Marilah kita terus menjaga perkataan kita (Mat. 12:36-37). Amin.

REFLEKSI

Perkataan yang tidak membawa terang Kristus akan menambah kegelapan (Bunda Teresa)

PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN

  1. Apakah perintah Tuhan yang saat ini masih terasa berat untuk Anda lakukan? Mintalah kekuatan dari Roh Kudus sehingga Anda mampu melakukannya.
  2. Apakah kebiasaan-kebiasaan buruk yang masih Anda lakukan terkait dengan perkataan? Tanyakanlah pada orang-orang terdekat Anda!

AYAT ALKITAB TERKAIT

15 “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. 16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu. (Yoh. 14:15-17)

3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. 4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, 6 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku. 7 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. 8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: 9 enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. 11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. 12 Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. 13 Jangan membunuh. 14 Jangan berzinah. 15 Jangan mencuri. 16 Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu. 17 Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.” (Kel. 20:3-17)

30 Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. 31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.” (Mrk. 12:30-31)

19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, 20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Mat. 28:19-20)

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. (Kis. 1:8)

3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, 4 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. (1Yoh. 5:3-4)

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1Kor. 10:13)

Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. (Why. 3:20)

Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. (Luk. 19:10)

Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. (Rm. 8:9)

Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan. (Ams. 13:3)

36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. 37 Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum. (Mat. 12:36-37)

About the author

Leave a Reply