Ibadah Umum II, 7 Agustus 2022.

Oleh: Ev. Harry Ratulangi.

Ada orang-orang yang masih diperhamba oleh dosa tetapi tidak menyadarinya (Yoh. 8:33-34). Kepada siapa kita menyerahkan diri, baik dosa maupun kebenaran, maka kita diperhamba olehnya (Rm. 6:16). Ada yang diperhamba Iblis (Yoh. 8:44), uang (Ibr. 13:5), hawa nafsu, atau keinginan. Orang yang masih dijajah hal-hal tersebut tidak akan bisa hidup dengan sukacita.

Kita tidak dapat membebaskan diri kita sendiri karena harganya sangat mahal (Mzm. 49:8-10). Hanya Kristuslah yang dapat membebaskan kita (Gal. 5:1). Dia mati mencurahkan darah (1Ptr. 1:18-19) demi kita (Rm. 5:8). Inilah kasih karunia Allah (Ef. 1:7).

Apa yang kita dapat setelah dimerdekakan? Kita memiliki jaminan untuk diselamatkan dari murka Allah dan diperdamaikan dengan-Nya (Rm. 5:9-11). Kita akan mendapat hidup kekal dan tinggal bersama Tuhan di surga (Rm. 6:22). Serta, kita juga menjadi keluarga Allah (Ef. 2:19).

Untuk mendapat kemerdekaan ini, kita harus bertobat dari dosa, menerima baptisan, dan menerima karunia Roh Kudus (Kis. 2:38). Kita yang menerima Kristus akan dijadikan sebagai anak-anak Allah (Yoh. 1:12). Tidak berhenti sampai percaya, kita harus berakar, bertumbuh, dan berbuah dalam Kristus (Kol. 2:6-7).

Setelah dimerdekakan, bukan berarti kita bebas menuruti keinginan, tetapi pergunakanlah kemerdekaan itu untuk melayani dalam kasih (Gal. 5:13). Marilah kita terus merenungkan Alkitab, berdoa, dan hidup di bawah tuntunan Roh Kudus.  Amin.

REFLEKSI

Kemerdekaan Kristen bukan berarti bebas melakukan apapun yang kita inginkan, melainkan apapun yang selayaknya kita lakukan (William Barclay)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Bagaimana kita bisa membedakan dalam kehidupan sehari-hari antara orang yang sudah dimerdekakan dalam dosa dengan yang belum?
  2. Mengapa ada orang-orang yang merasa terbeban dalam menjalani hidup sebagai orang Kristen?

REFERENSI AYAT ALKITAB

Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. (Gal. 5:1)

33 Jawab mereka: “Kami adalah keturunan Abraham dan tidak pernah menjadi hamba siapapun. Bagaimana Engkau dapat berkata: Kamu akan merdeka?” 34 Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah hamba dosa.
(Yoh. 8:33-34)

Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. (Yoh. 8:44)

Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran? (Rm. 6:16)

Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” (Ibr. 13:5)

8 Tidak seorangpun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya, 9 karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya  — 10 supaya ia tetap hidup untuk seterusnya, dan tidak melihat lobang kubur. (Mzm. 49:8-10)

Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. (Rm. 5:8)

Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, (Ef. 1:7)

18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. (1Ptr. 1:18-19)

9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
11 Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu. (Rm. 5:9-11)

Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. (Rm. 6:22)

Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, (Ef. 2:19)

Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.” (Kis. 2:38)

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (Yoh. 1:12)

6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. 7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. (Kol. 2:6-7)

Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. (Gal. 5:13)

About the author

Leave a Reply