Ibadah Umum II, 23 Oktober 2022
Oleh: Pdt. Kornelius Setiawan
Semua orang pasti akan menghadapi pencobaan dalam hidup mereka. Bahkan, itu sering kali datang pada saat yang tidak diduga. Bagaimana kita menghadapinya? Mari kita belajar tiga hal dari pencobaan yang dialami oleh Tuhan Yesus.
Pertama, kapan Tuhan Yesus dicobai? Dia dicobai setelah dibaptis (Mat. 3:13-17), setelah berpuasa (4:2). Demikian pula pencobaan bisa sering muncul ketika kita berkomitmen pada Tuhan. Kedua, dalam hal apakah Tuhan Yesus dicobai? Dia dicobai dalam hal makanan (mengubah batu menjadi roti), kesombongan (menjatuhkan diri dari Bait Allah), serta harta dunia (dunia dan kemegahannya). Dia menolak bujukan itu karena Dia adalah Allah yang Mahakuasa yang tidak perlu membuktikan diri kepada Iblis. Ketiga, bagaimana Tuhan Yesus menghadapi pencobaan? Dia menghadapi pencobaan dengan firman Allah. Tiga kali, Dia mengatakan, “Ada tertulis…” (ay. 4, 7, 10).
Marilah kita belajar dari Tuhan Yesus untuk menghadapi pencobaan dengan firman Allah. Dari situlah kita akan mendapat kekuatan. Amin.
REFLEKSI
Pencobaan mengasah iman kita dan melatih kita berdoa (A.B. Simpson)
PERTANYAAN DISKUSI
- Apa yang akan kita alami ketika menghadapi pencobaan tanpa menggunakan firman Allah? Jelaskan.
- Ceritakanlah pencobaan yang paling berkesan yang pernah terjadi dalam hidup Anda. Bagaimana firman Allah dapat mengatasinya?
REFERENSI AYAT ALKITAB
1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. 2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. 3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” 4 Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.” 5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, 6 lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” 7 Yesus berkata kepadanya: “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” 8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 9 dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” 10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” 11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus. (Mat. 4:1-11)
13 Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. 14 Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: “Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?” 15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: “Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah.” Dan Yohanespun menuruti-Nya. 16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, 17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Mat. 3:13-17)
