Ibadah Umum II, 30 Maret 2025. Oleh: Ev. Nicholas Kurniawan.
Kitab Kisah Para Rasul berisi perkembangan gereja mula-mula setelah turunnya Roh Kudus. Karena Roh Kuduslah, umat Tuhan bisa memancarkan terang Tuhan. Namun dalam kisah ini, orang-orang Israel, yang adalah umat pilihan Tuhan, justru secara tidak langsung ‘membunuh’ Roh Kudus dengan cara membunuh Stefanus, yang mengabarkan kebenaran Tuhan.
Alkitab menyatakan bahwa anggota-anggota Mahkamah Agama itu tertusuk hatinya setelah mendengar khotbah Stefanus (ay. 54). Sayangnya, kehancuran hati itu tidak membawa pada pertobatan, tetapi justru pembenaran diri dan amarah (mematikan kerja Roh Kudus, berlawanan dengan Stefanus yang penuh dengan Roh Kudus, ay. 55).
Selain merasa diri benar, orang-orang Yahudi itu juga tidak mau taat. Mereka menutup telinga terhadap kebenaran (ay. 57). Itulah yang menyebabkan mereka membunuh Stefanus.
Totalitas berarti utuh, menyeluruh, bukan karena disuruh tetapi digerakkan oleh hati yang teguh. Kesetiaan yang total ditunjukkan kapan saja dan di mana saja. Juga seperti Stefanus, bukan hanya lewat kehidupan, tetapi juga kematian.
Ada beberapa rahasia totalitas kesetiaan Stefanus: meyakini jaminan hidup kekal (Kis. 6:3-5), dipimpin oleh Roh yang kekal (ay. 55-56, 59), serta dipenuhi kasih Bapa yang kekal (ay. 60). Hanya mereka yang memberi diri ditopang Tuhan yang kekal yang dapat setia dengan total sampai kekal. Amin.
REFLEKSI
Orang yang setia terus hidup dengan Tuhan (Clement dari Aleksandria)
PERTANYAAN DISKUSI
- Apa sajakah yang bisa membuat kesetiaan Anda kepada Tuhan bisa goyah? Apa yang Anda bisa lakukan untuk mengatasinya?
- Sebutkan contoh-contoh mematikan kerja Roh Kudus dalam pelayanan dan kehidupan sehari-hari seorang Krsiten.
REFERENSI
54 Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi. 55 Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah. 56 Lalu katanya: ”Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.” 57 Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia. 58 Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus. 59 Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: ”Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku.” 60 Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: ”Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!” Dan dengan perkataan itu meninggallah ia. (Kis. 7:54-60)
3 Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu, 4 dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman.” 5 Usul itu diterima baik oleh seluruh jemaat, lalu mereka memilih Stefanus, seorang yang penuh iman dan Roh Kudus, dan Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas dan Nikolaus, seorang penganut agama Yahudi dari Antiokhia. (Kis. 6:3-5)
