Ibadah Umum I, 18 Mei 2025. Oleh: Pdm. Kornelius Makapile.
Setelah Yesus bangkit, Dia berjanji kepada para murid bahwa mereka akan dibaptis dengan Roh Kudus dan menerima kuasa dari Bapa. Pada masa itu, Yerusalem dianggap sebagai kota suci karena menjadi pusat peribadatan umat Israel. Di sanalah para murid diminta untuk menantikan janji Bapa itu (Kis. 1:4-5). Hal ini dinyatakan karena setelah kematian-Nya, para murid berada dalam kekhawatiran dan ketakutan.
Roh Kudus sangat penting bagi kehidupan orang percaya karena memberi kekuatan dalam menjalani kehidupan (Yoh. 14:16). Orang Kristen yang mau berjalan dalam rencana Allah harus memiliki kekuatan Roh Kudus. Dia akan mengubah hidup kita untuk menjadi orang-orang yang dibenarkan (Gal. 5:16; bnd. perbuatan daging dengan buah Roh dalam Galatia 5:19-23).
Bagaimana kita tahu bahwa kita telah menerima Roh Kudus? Salah satunya, kita berjalan di dalam kebenaran (Yoh. 16:13). Cara hidup kita akan mencerminkan Kristus. Dengan begitu, kita tidak lagi dikuasai oleh keinginan daging. Memang kita masih bisa jatuh dalam dosa, tetapi Roh Kudus akan menginsafkan kita sehingga kita tidak terus-menerus tinggal di dalam dosa.
Jika kita telah menerima Roh Kudus, biarlah kehidupan kita dipimpin oleh-Nya (Gal. 5:25). Kita bukan lagi milik dunia, tetapi milik Kristus. Amin.
REFLEKSI
Dia yang memiliki Roh Kudus di hatinya dan Alkitab di tangannya memiliki segalanya (Alexander MacLaren)
PERTANYAAN DISKUSI
- Apa bedanya kekuatan yang diberikan oleh Roh Kudus dengan kekuatan dari dunia ini?
- Apa saja perubahan hidup yang telah Anda terima melalui karya Roh Kudus? Jika Anda belum menerima-Nya, atau mengalami perubahan hidup tersebut, undanglah Roh Kudus untuk hadir dan berkarya dalam hidup Anda.
REFERENSI
4 Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang—demikian kata-Nya—”telah kamu dengar dari pada-Ku. 5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.” (Kis. 1:4-5)
Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu Penolong lain, yang akan tinggal bersama kalian untuk selama-lamanya. (Yoh. 14:16)
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. (Yoh. 16:13)
Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. (Gal. 5:16)
19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, 20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, 21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu—seperti yang telah kubuat dahulu—bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. (Gal. 5:19-23)
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, (Gal. 5:25)
