Ibadah Umum I, 29 Juni 2025. Oleh: Pdt. Immanuel Alim Hoseno.
Bagian ini mengingatkan identitas kita, yaitu “anak-anak terang” (ay. 8). Hidup kita telah ditransformasi dari kegelapan (dosa dan ketidaktaatan) menjadi terang. Inilah yang juga terjadi dalam jemaat di Efesus. Di tengah kekayaan dunia, mereka hidup di dalam dosa dan penyembahan berhala. Setelah menerima Kristus, hidup mereka diubah.
Identitas kita sebagai anak-anak terang hanya bisa kita dapatkan di dalam Kristus, yang adalah terang. Hal ini kita terima ketika kita menerima Kristus. Lalu sebagai anak-anak terang, karakter kita akan dibentuk menjadi semakin serupa Kristus (ay. 9). Dengan begitu, kita akan menghasilkan “buah terang” setiap hari di tengah dunia yang gelap ini.
Ada beberapa respons yang bisa kita lakukan setelah menerima kebenaran ini. Pertama, mau diperbarui dan dikuduskan. Bencilah dosa dan cintailah kekudusan. Jangan pula hidup di wilayah “abu-abu”. Kedua, bersedia dikoreksi dengan rendah hati. Tuhan bisa memakai siapa pun untuk mengoreksi kita. Ketiga, serahkan kendali dan periksa area yang masuk dalam kegelapan. Jadikan Kristus sebagai pusat dan pengendali hidup kita sehingga Dia akan membukakan area-area hidup kita yang masih ada dalam kegelapan.
Sudahkah kita sungguh-sungguh hidup di dalam terang? Maukah hidup kita diubahkan oleh Tuhan? Amin.
REFLEKSI
Allah bersinar di dalam berbagai cara di alam semesta ini …. Namun cara yang terbaik adalah Dia bersinar melalui orang-orang yang diciptakan dan ditebus-Nya (A.W. Tozer)
PERTANYAAN DISKUSI
- Bagaimana hasilnya jika seseorang ingin mengalami perubahan hidup, tetapi tidak mau bersandar pada tuntunan firman Tuhan dan Roh Kudus?
- Apa saja perubahan hidup yang terjadi setelah Anda menerima Kristus? Apa transformasi lainnya yang Anda rindukan terjadi di dalam hidup Anda? Mintalah kepada Roh Kudus.
REFERENSI
8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, 9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, 10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. 11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu. 12 Sebab menyebutkan saja pun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan. 13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
14 Itulah sebabnya dikatakan: ”Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu.” 15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, 16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. (Ef. 5:8-16)
