Ibadah Umum II, 29 Juni 2025. Oleh: Pdt. Immanuel Alim Hoseno. Di dalam bagian ini, dijelaskan bahwa Allah Bapa mengutus Anak, kemudian Anak mengutus Gereja (ay. 21). Ini adalah mandat pengutusan misi untuk memberitakan Kabar Baik. Ketika kita terlibat di dalamnya, maka kita akan mendapatkan damai sejahtera dari Tuhan. Jadi, Tuhan tidak menunggu kita sempurna...Continue Reading
Ibadah Umum I, 29 Juni 2025. Oleh: Pdt. Immanuel Alim Hoseno. Bagian ini mengingatkan identitas kita, yaitu “anak-anak terang” (ay. 8). Hidup kita telah ditransformasi dari kegelapan (dosa dan ketidaktaatan) menjadi terang. Inilah yang juga terjadi dalam jemaat di Efesus. Di tengah kekayaan dunia, mereka hidup di dalam dosa dan penyembahan berhala. Setelah menerima Kristus,...Continue Reading
Ibadah Umum II, 22 Juni 2025. Oleh: Pdt. Daud Soesilo. Dewasa ini, ada beberapa penginjil dan pendeta yang mengajarkan “rumus-rumus doa” yang tidak alkitabiah. Misalnya, berdoa harus detail, berdoa sungguh-sungguh sampai memaksa Tuhan, atau berdoa harus dilakukan di tempat tertentu. Bagaimana seharusnya kita berdoa menurut Alkitab? Bagian ini merupakan respons Raja Hizkia setelah menerima ancaman...Continue Reading
Ibadah Umum I, 22 Juni 2025. Oleh: Pdt. Daud Soesilo. Dalam kisah ini, Yehuda sedang menghadapi teror. Asyur, telah mengalahkan semua wilayah di sepanjang jalur menuju Yehuda dan saat itu sudah berada tepat di dekat Yerusalem. Sanherib, Raja Asyur, meneror dengan menabur benih keraguan dan mengingatkan bahwa semua bangsa lain telah dikalahkan (baca pasal 36)....Continue Reading
Ibadah Umum II, 15 Juni 2025. Oleh: Pdm. Tomy Handaka. Ada sebagian orang yang menganggap enteng dosa. Padahal, daya hancurnya luar biasa. Jadi ketika manusia jatuh dalam dosa, maka kaibatnya fatal. Dalam bagian ini terlihat ada tiga kerusakan akibat dosa. Pertama, hancurnya relasi dengan Allah. Pada mulanya, Adam dan Hawa memiliki relasi yang erat dan...Continue Reading
Ibadah Umum I, 15 Juni 2025. Oleh: Pdm. Tomy Handaka. Pada mulanya, Allah menempatkan Adam dan Hawa di Taman Eden (Ibr. Gan Eden, “Taman Kenikmatan”) dan memenuhi segala kebutuhannya. Namun, mereka termakan jebakan ular (Iblis; Why. 12:9). Godaan itu mereka buahi sehingga mereka jatuh ke dalam dosa dan dari situlah dosa mencemari dunia. Di Perjanjian...Continue Reading