Ibadah Umum II, 30 November 2025. Oleh: Pdt. Joshua Lau.
Mazmur 150 ini, seperti kelima mazmur terakhir dari kitab Mazmur, dibuka dan ditutup dengan kata haleluya. Tidak hanya itu, di dalamnya juga terdapat enam kali Pujilah Tuhan. Ada beberapa hal yang dapat kita perhatikan.
Pertama, di mana kita memuji Tuhan? Di dalam ayat pertama, dikatakan di tempat kudus-Nya, yaitu di bait Allah (konteks PL) dan di mana saja, dari ujung ke ujung cakrawala, melalui diri kita sebagai bait Allah masa kini. Kedua, mengapa kita harus memuji Tuhan? Karena kebesaran-Nya (ay. 2). Bukan hanya dalam penciptaan, juga dalam penebusan. Ketiga, dengan apa kita memuji Tuhan? Di dalam ayat ketiga hingga kelima, semua alat musik sebenarnya bisa digunakan untuk memuji Tuhan. Jadi, jika kita diibaratkan alat musik, maka Tuhan memimpin orkestra yang terdiri dari orang-orang percaya. Semua arahan dan petunjuk Tuhan ada dalam Alkitab. Keempat, siapa yang harus memuji Tuhan? Kita semua harus memuji Tuhan, termasuk semua makhluk hidup ciptaan Tuhan (ay. 6).
Kitab Mazmur terbagi dalam beberapa bagian: 1) pasal 1-41; 2) pasal 42-72; 3) pasal 73-89; serta pasal 90-106. Menariknya, semuanya dututup dengan “Terpujilah TUHAN” dan “Diberkatilah TUHAN.” Lalu pasal 107-150, yang ditutup dengan “Pujilah Dia” dan “Haleluya.”
Di dalam kitab Mazmur pasal 1-149, kita akan menemukan banyak kemunculan penyertaan Tuhan bagi umat-Nya. Lalu Mazmur 150 sebagai penutup dikatakan bahwa kita harus memuji Dia. Perhatikan bahwa kata haleluya menggunakan bentuk kata kerja intensif, yang menunjukkan kita harus memuji Tuhan dengan terus menerus dan bersungguh-sungguh. Amin.
REFLEKSI
Tidak ada kebangunan rohani yang sejati tanpa hati yang terbakar dan haleluya (Vance H. Havner)
PERTANYAAN DISKUSI
- Kebesaran Tuhan seperti apa yang tertulis dalam Alkitab? Bagaimana pemahaman ini memengaruhi kehidupan kita?
- Bagaimana caranya kita dapat memuji Tuhan dalam kehidupan sehari-hari?
REFERENSI
1 Haleluya!
Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya!
Pujilah Dia dalam cakrawala-Nya yang kuat!
2 Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya,
pujilah Dia sesuai dengan kebesaran-Nya yang hebat!
3 Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala,
pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!
4 Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,
pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling!
5 Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,
pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang!
6 Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN!
Haleluya! (Mzm. 150:1-6)
