Ibadah Umum II, 14 Desember 2025. Oleh: Pdp. Heni Susiani. (Khotbah ini merupakan lanjutan dari khotbah ibadah Umum II) Sukacita (joy) berbeda dengan senang (happiness). Senang sangat bergantung pada keadaan dan setelah yang disenangi itu hilang, maka hilang pulalah perasaan senang itu. Sebaliknya, sukacita bersumber pada Tuhan (Yoh. 15:11). Di dalam kitab ini, Habakuk mengalami...Continue Reading
Ibadah Umum I, 14 Desember 2025. Oleh: Pdp. Heni Susiani. Di dalam kitab ini, tercatat Habakuk yang berdialog dengan Tuhan mengenai kejahatan dan di dunia. Habakuk mempertanyakan Tuhan, yang seolah-olah membiarkan semuanya. Bertanya kepada Tuhan ataupun mengeluhkan keadaan, asal dilakukan dengan rendah hati dan dengan motivasi untuk mengenal kehendak Tuhan, bukanlah dosa. Ada beberapa respons...Continue Reading
Ibadah Umum II, 12 Desember 2025. Oleh: Pdt. Chandra Wim. (Baca juga pengertian damai dalam khotbah ibadah Umum I) Efesus pasal 2 dapat dibagi menjadi: 1) diselamatkan dalam Kristus (ay. 1-10); 2) satu di dalam Kristus (ay. 11-22). Paulus mengingatkan status jemaat Efesus dahulu, yaitu hidup tanpa pengharapan karena ada di luar Kristus (ay. 11)....Continue Reading
Ibadah Umum I, 12 Desember 2025. Oleh: Pdt. Chandra Wim. Alkitab bukan hanya imajinasi, tetapi catatan tentang apa yang terjadi di dunia. Sebaliknya, Alkitab juga bukan hanya mencatat sejarah dunia, tetapi juga bayangan Allah yang menginginkan dunia itu seperti apa. Maka, kita harus membaca Alkitab bukan hanya untuk mengerti isinya, tetapi juga supaya kita bisa...Continue Reading
Ibadah Umum II, 30 November 2025. Oleh: Pdt. Joshua Lau. Mazmur 150 ini, seperti kelima mazmur terakhir dari kitab Mazmur, dibuka dan ditutup dengan kata haleluya. Tidak hanya itu, di dalamnya juga terdapat enam kali Pujilah Tuhan. Ada beberapa hal yang dapat kita perhatikan. Pertama, di mana kita memuji Tuhan? Di dalam ayat pertama, dikatakan...Continue Reading
Ibadah Umum I, 30 November 2025. Oleh: Pdt. Joshua Lau. Mazmur 23 ditulis oleh Daud yang menggambarkan bahwa Tuhan adalah gembala kita (ay. 1). Sebelum menjadi raja, Daud adalah seorang gembala. Jadi, dia bisa menempatkan dirinya sebagai seekor domba yang digembalakan oleh seorang gembala. Daud memiliki kekuasaan yang besar sebagai raja, tetapi dia sadar bahwa...Continue Reading
Ibadah Umum II, 23 November 2025. Oleh: Pdm. Tomy Handaka. Ada sebagian orang Kristen yang merasa dirinya baik. Mungkin karena dia berpikir tidak pernah melakukan “dosa besar” atau karena rajin beribadah. Benarkah demikian? Orang-orang Yahudi pada zaman Paulus merasa diri baik karena melakukan hukum Taurat. Paulus menyanggah dengan memaparkan bahwa justru kalau seseorang mengenal Taurat,...Continue Reading
Ibadah Umum I, 23 November 2025. Oleh: Pdm. Tomy Handaka. Konsep Yesus sebagai Allah sejati sekaligus manusia sejati seolah bertentangan dengan akal pikiran. Namun jika kita memahami Alkitab, konsep ini justru yang paling masuk akal, konsisten, serta menguatkan iman. Dalam hikmat-Nya, Allah mengutus Anak-Nya ke dunia pada saat yang cocok dan pas (frasa “setelah genap...Continue Reading
Ibadah Umum II, 16 November 2025. Oleh: Pdt. Daniel Tanusaputra. Dalam bagian ini, perintah untuk hidup dalam terang sama sekali bukan usaha manusia untuk menjadi terang, karena itu hanya terjadi “di dalam terang” (ay. 8). Kita memiliki hidup yang diubahkan (ay. 10) dan mampu membedakan benar dan salah (ay. 11-13). Banyak hal yang di dalam...Continue Reading
Ibadah Umum I, 16 November 2025. Oleh: Pdt. Daniel Tanusaputra. Yesus mengatakan bahwa sesungguhnya keberadaan atau identitas kita sebagai orang Kristen adalah terang dunia. Keberadaan seorang murid adalah berbahagia karena kita merasa sebagai orang yang miskin secara rohani (5:3), berduka cita karena dosa (5:4), hatinya telah dilembutkan Tuhan (5:5), lapar dan haus akan kebenaran (5:6)....Continue Reading