Ibadah Umum I, 30 Agustus 2026. Oleh: Pdt. Joshua Lau.
Selama hidup ini, kita akan terus menghadapi pencobaan dalam berbagai bentuk. Bahkan, Tuhan Yesus sendiri pun mengalaminya. Di dalam kisah ini, Tuhan Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai (ay. 1). Namun perlu kita pahami bahwa Allah tidak pernah mencobai, tetapi hanya mengizinkan.
Pencobaan yang dialami Tuhan Yesus ini sebenarnya mengingatkan kita pada pencobaan yang dialami oleh Adam. Bedanya, Adam dicobai di Taman Eden dengan kondisi berlimpah, tetapi Tuhan Yesus yang dicobai di padang gurun dalam keadaan lapar. Tidak seperti Adam, Tuhan Yesus menang atas pencobaan itu karena bersandar pada firman Tuhan.
Mari kita belajar dari respons Tuhan Yesus.
Pertama, firman Tuhan lebih penting daripada makanan (ay. 3-4; Ul. 8:3). Kedua, firman Tuhan mengajarkan ketaatan (ay. 7; Mzm. 91:11). Ketiga, firman Tuhan menyatakan penyembahan yang benar hanya kepada Tuhan (ay. 10). Dengan begitu, ada tiga poin yang dapat kita lakukan supaya dapat berdiri teguh ketika menghadapi pencobaan: fokus pada firman Tuhan, memiliki ketaatan yang teguh, dan fokus menyembah Tuhan.
Biarlah hidup kita dipimpin oleh firman Tuhan senantiasa. Amin.
REFLEKSI
Yakinlah bahwa jika kita ada di dalam jalan Tuhan, maka kita akan menghadapi pencobaan (John Bunyan)
PERTANYAAN DISKUSI
- Bagaimana Anda bisa meningkatkan kepekaan untuk membedakan antara kesempatan yang berkenan di hati Tuhan dengan pencobaan dari Iblis?
- Pencobaan apa yang sering menggoyahkan iman Anda? Bagaimana Anda akan menghindari dan mengatasinya?
REFERENSI
1 Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. 2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. 3 Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: ”Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” 4 Tetapi Yesus menjawab: ”Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”
5 Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, 6 lalu berkata kepada-Nya: ”Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.” 7 Yesus berkata kepadanya: ”Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” 8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, 9 dan berkata kepada-Nya: ”Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” 10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: ”Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” 11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus. (Mat. 4:1-11)
Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN. (Ul. 8:3)
sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu
untuk menjaga engkau di segala jalanmu. (Mzm. 91:11)
