Aku Percaya, Tolonglah Aku (Mrk. 9:14-29)

Ibadah Umum II, 10 November 2024. Oleh: Pdt. Gunaryo Sudarmanto.

Ada empat hal yang dapat kita pelajari dari kisah ini. Pertama, apa masalah yang dihadapi? Anak dalam kisah ini tidak hanya menghadapi masalah medis, tetapi sebenarnya mendapat gangguan dari roh jahat. Pergumulan melawan kuasa jahat juga sering mewarnai keluarga pada masa kini.

Kedua, apa upaya yang sudah dilakukan? Ayah dari anak itu membawanya kepada Yesus. Ini adalah langkah yang benar, karena hanya Yesus yang dapat menolong kita untuk keluar dari suatu permasalahan.

Ketiga, apa saja hambatan yang dihadapi? Dia menghadapi hambatan dari luar dan dari dalam diri. Dari luar, dia berharap murid-murid Yesus dapat mengusir roh jahat yang ada dalam diri anaknya. Tetapi, mereka tidak mampu mengusirnya. Dari dalam, ayah tersebut tidak sungguh-sungguh percaya kepada Yesus (perhatikan kalimat, “Jika Engkau dapat….,” ay. 22). Kita pun bisa mengalami jalan buntu jika kita berusaha mencari solusi dan tidak percaya pada kuasa Yesus.

Keempat, apa solusi yang didapat? Setelah ditegur oleh Yesus, ayah tersebut langsung menerimanya (ay. 24). Pertobatannya itu membuat Yesus segera bertindak dan persoalan pun selesai.

Kasih yang besar harus dibarengi dengan iman yang kuat. Maka apapun kesulitan kita, teruslah bertekun. Bersiap sedialah untuk bertobat ketika menerima teguran dari Tuhan. Amin.

REFLEKSI

Salah satu alasan Tuhan memberikan masalah yang besar adalah Dia ingin menunjukkan solusi yang besar (David Jeremiah)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Ada orang-orang yang merasa memiliki iman yang besar, namun tidak kunjung mendapat jawaban atas permasalahan yang sedang terjadi. Bagaimana Anda menanggapi hal seperti ini?
  2. Benarkah Tuhan satu-satunya pribadi yang bisa mengatasi permasalahan kita? Jelaskan jawaban Anda!

REFERENSI

14 Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain, mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka. 15 Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua dan bergegas menyambut Dia. 16 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: ”Apa yang kamu persoalkan dengan mereka?” 17 Kata seorang dari orang banyak itu: ”Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu, karena ia kerasukan roh yang membisukan dia. 18 Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat.” 19 Maka kata Yesus kepada mereka: ”Hai kamu angkatan yang tidak percaya, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!”

20 Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Waktu roh itu melihat Yesus, anak itu segera digoncang-goncangnya, dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa. 21 Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: ”Sudah berapa lama ia mengalami ini?” Jawabnya: ”Sejak masa kecilnya. 22 Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.” 23 Jawab Yesus: ”Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” 24 Segera ayah anak itu berteriak: ”Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!” 25 Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: ”Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!” 26 Lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak itu dengan hebatnya. Anak itu kelihatannya seperti orang mati, sehingga banyak orang yang berkata: ”Ia sudah mati.” 27 Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membangunkannya, lalu ia bangkit sendiri.

28 Ketika Yesus sudah di rumah, dan murid-murid-Nya sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: ”Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?” 29 Jawab-Nya kepada mereka: ”Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa.” (Mrk. 9:14-29)

About the author

Leave a Reply