Allah Memelihara dan Mendidik Umat-Nya di Tengah Krisis (1Raj. 16:29-17:6)

Ibadah Umum I, 7 Juni 2026. Oleh: Pdt. David Alinurdin.

Pada masa Ahab, kerajaan Israel terlihat maju secara politik maupun ekonomi. Sayangnya, dia jatuh dalam penyembahan berhala. Itulah sebabnya, Tuhan memandangnya jahat (29:30). Di tengah penyesatan seperti itu, muncullah Elia (arti namanya, “TUHAN ialah Allahku”) sebagai nabi Tuhan. Kemudian, Tuhan pun menyatakan kuasa-Nya melalui beberapa cara.

Pertama, Tuhan menutup langit untuk menyatakan diri-Nya sebagai Allah yang hidup. Tidak ada hujan di wilayah Israel (17:1), menyatakan Allah lebih berkuasa atas Baal, dewa yang dipercayai menguasai hujan. Ketika menghadapi krisis, renungkan apa atau siapakah yang selama ini kita sandarkan?

Kedua, Tuhan menutup langit untuk membuka hati umat-Nya yang tertutup dosa. Orang-orang Israel tidak peka lagi sehingga Tuhan perlu memberikan peringatan keras. Ketika kita menghadapi krisis, masihkah kita peka dengan suara Tuhan?

Ketiga, Tuhan menyatakan diri-Nya di tengah krisis supaya kita percaya dan taat kepada firman-Nya. Di tengah dunia yang bisa menggelisahkan hati, mendengar suara Tuhan adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan (Yer. 7:23).

Keempat, Tuhan menutup langit untuk membukakan pemeliharaan-Nya yang tak terduga.  Tuhan pun akan memelihara kita hari demi hari, seperti Elia yang diberi makan melalui burung-burung gagak (ay. 6; bnd. Yer. 2:13). Amin.

REFLEKSI

Sikap kita dalam menghadapi krisis menyatakan siapa diri kita yang sebenarnya (David Martyn Lloyd-Jones)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apa saja yang bisa membuat orang-orang Kristen kurang peka terhadap suara Tuhan?
  2. Bagaimana membedakan suara atau teguran Tuhan dengan yang bukan dari Tuhan?

REFERENSI

29 Ahab, anak Omri, menjadi raja atas Israel dalam tahun ketiga puluh delapan zaman Asa, raja Yehuda. Dan Ahab bin Omri memerintah dua puluh dua tahun lamanya atas Israel di Samaria. 30 Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya. 31 Seakan-akan belum cukup ia hidup dalam dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, maka ia mengambil pula Izebel, anak Etbaal, raja orang Sidon, menjadi isterinya, sehingga ia pergi beribadah kepada Baal dan sujud menyembah kepadanya. 32 Kemudian ia membuat mezbah untuk Baal itu di kuil Baal yang didirikannya di Samaria. 33 Sesudah itu Ahab membuat patung Asyera, dan Ahab melanjutkan bertindak demikian, sehingga ia menimbulkan sakit hati TUHAN, Allah Israel, lebih dari semua raja-raja Israel yang mendahuluinya.

34 Pada zamannya itu Hiel, orang Betel, membangun kembali Yerikho. Dengan membayarkan nyawa Abiram, anaknya yang sulung, ia meletakkan dasar kota itu, dan dengan membayarkan nyawa Segub, anaknya yang bungsu, ia memasang pintu gerbangnya, sesuai dengan firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Yosua bin Nun.

17 Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, kepada Ahab: ”Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan.”  2 Kemudian datanglah firman TUHAN kepadanya: 3 ”Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. 4 Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana.” 5 Lalu ia pergi dan ia melakukan seperti firman TUHAN; ia pergi dan diam di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan. 6 Pada waktu pagi dan petang burung-burung gagak membawa roti dan daging kepadanya, dan ia minum dari sungai itu. (1Raj. 16:29-17:6)

hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia! (Yer. 7:23)

Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat:

mereka meninggalkan Aku,

sumber air yang hidup,

untuk menggali kolam bagi mereka sendiri,

yakni kolam yang bocor,

yang tidak dapat menahan air. (Yer. 2:13)

About the author

Leave a Reply