Ibadah Umum I, 28 Juni 2026. Oleh: Pdt. Eddy Tendean.
(Dilanjutkan dalam ringkasan khotbah ibadah Umum II)
Umumnya, anak-anak Tuhan memiliki kerinduan untuk sehat secara rohani. Namun bisa saja malah sakit rohani.
Ada beberapa tanda bahwa seseorang sakit rohani, seperti: tidak ada gairah membaca firman Tuhan, berdoa, melayani, dan beribadah. Dia juga gampang putus asa. Jika terjadi hal-hal seperti ini, harus segera diobati.
Mengapa kita harus sehat secara rohani? Pertama, karena kita percaya pada Tuhan yang hidup yang memberi kasih karunia pada kita, sehingga kita disebut anak-anak-Nya. Kasih karunia-Nya lebih dari cukup untuk menopang kita di dalam setiap permasalahan hidup dan pelayanan.
Kedua, Tuhan menghendaki anak-anak-Nya tetap kuat dan hidup dalam kemenangan. Ketiga, godaan tantangan dari dalam dan luar sangat besar. Amin.
REFLEKSI
Seseorang tidak mungkin bisa mengalami kerohanian yang sehat tanpa menjadi kudus (Charles Spurgeon)
PERTANYAAN DISKUSI
- Apa saja dampak yang bisa diakibatkan oleh seorang pelayan Tuhan, kepala keluarga, atau pemilik perusahaan yang mengalami sakit rohani?
- Adakah kebiasaan-kebiasaan Anda yang tidak mendukung pada terjadinya rohani yang sehat? Hentikan kebiasaan tersebut dengan pertolongan Roh Kudus dan gantilah dengan kebiasaan yang menyehatkan rohani.
REFERENSI
Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. (2Tim. 2:1)
