Ibadah Umum II, 21 Juni 2026. Oleh: Pdt. Obeth Musabani.
Berulang kali, Tuhan meminta umat-Nya untuk menyatakan kesetiaan kepada-Nya. Salah satunya, ketika umat Tuhan di bawah kepemimpinan Yosua memasuki Gilgal (ay. 1). Ketika itu, bangsa Israel mulai melupakan Tuhan sehingga Tuhan menekankan lagi perintah untuk setia ini.
Sayangnya, berulang kali pula bangsa Israel melanggar kesetiaan mereka pada Tuhan. Bahkan, mereka mengikat perjanjian dengan bangsa-bangsa lain yang tidak mengenal Tuhan (ay. 2; Yer. 33:20). Akibatnya, Tuhan akan membiarkan musuh-musuh mereka menjerat mereka (ay. 3).
Hal ini bukan dilakukan Tuhan untuk menghancurkan bangsa Isreal, tetapi supaya mereka mengenal Tuhan (Yeh. 11:10). Teguran Allah membuat mereka bertobat dan mempersembahkan kurban, sebagai tanda bahwa mereka memuliakan Tuhan dan mengembalikan kesetiaan mereka kepada-Nya (ay. 4-5).
Marilah kita terus menyatakan kesetiaan kita kepada Tuhan di dalam kehidupan ini. Amin.
REFLEKSI
Tuhan meminta kita untuk hidup merefleksikan kesetiaan kita kepada-Nya (John D. Barry)
PERTANYAAN DISKUSI
- Sebutkan contoh-contoh ketidaksetiaan pada Tuhan yang bisa dilakukan seorang Kristen di dalam kehidupan sehari-hari dan pelayanan pada masa kini.
- Apakah mungkin seorang yang terlihat aktif dan setia dalam pelayanan gerejawi bisa tidak setia kepada pasangan, keluarga, atau sesama? Mengapa demikian?
REFERENSI
1 Lalu Malaikat TUHAN pergi dari Gilgal ke Bokhim dan berfirman: ”Telah Kutuntun kamu keluar dari Mesir dan Kubawa ke negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyangmu, dan Aku telah berfirman: Aku tidak akan membatalkan perjanjian-Ku dengan kamu untuk selama-lamanya, 2 tetapi janganlah kamu mengikat perjanjian dengan penduduk negeri ini; mezbah mereka haruslah kamu robohkan. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku. Mengapa kamu perbuat demikian? 3 Lagi Aku telah berfirman: Aku tidak akan menghalau orang-orang itu dari depanmu, tetapi mereka akan menjadi musuhmu dan segala allah mereka akan menjadi jerat bagimu.” 4 Setelah Malaikat TUHAN mengucapkan firman itu kepada seluruh Israel, menangislah bangsa itu dengan keras. 5 Maka tempat itu dinamai Bokhim. Lalu mereka mempersembahkan korban di sana kepada TUHAN. (Hak. 2:1-5)
”Beginilah firman TUHAN: Jika kamu dapat mengingkari perjanjian-Ku dengan siang dan perjanjian-Ku dengan malam, sehingga siang dan malam tidak datang lagi pada waktunya” (Yer. 33:20)
Kamu akan berebahan karena pedang dan di tanah Israel Aku akan menghukum kamu; dan kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN. (Yeh. 11:10)
