Ibadah Umum II, 21 September 2025. Oleh: Pdt. Sylvia Soeherman.
Alkitab menyatakan bahwa kita dahulu tinggal di dalam kegelapan, tetapi sekarang sudah berada dalam terang (ay. 8). Oleh sebab itu, kita tidak boleh lagi tinggal di dalam kegelapan (Yoh. 12:46). Hidup kita harus selaras dengan panggilan Tuhan sebagai anak-anak terang (Ef. 4:1). Tidak ada kompromi.
Bagaimanakah hidup sebagai anak-anak terang itu? Melalui bagian ini, Paulus menjelaskan bahwa ketika kita hidup sebagai anak-anak terang, maka kita akan menghasilkan buah kebaikan, keadilan, dan kebenaran (ay. 9). Kebaikan, yang bukan berfokus pada keuntungan bagi kita, tetapi pada orang yang menerima kebaikan itu (dia bisa mengalami perubahan dalam dirinya atau mengenal Tuhan). Keadilan (righteousness/tindakan moral yang benar), yang tidak bersifat relatif, tetapi sesuai standar kebenaran Allah. Lalu kebenaran, yang bukan bersumber dari diri sendiri, tetapi dari Yesus Kristus (Yoh. 1:17; 18:37).
Mari kita renungkan, apakah ketika melihat hidup kita, orang-orang ingin menjadi seperti kita? Kristus adalah Terang itu, sehingga ketika kita hidup di dalam-Nya, maka terang itu juga akan terpancar. Semakin maju peradaban manusia, kehidupan manusia malah semakin bengkok. Namun Tuhan memanggil kita untuk bercahaya seperti bintang-bintang di dunia (Flp. 2:15). Amin.
REFLEKSI
Menaati Tuhan berarti berjalan di dalam terang; tidak menaati Tuhan berarti berjalan di dalam kegelapan (Warren W. Wiersbe)
PERTANYAAN DISKUSI
- Apa saja tantangan yang pernah Anda alami ketika berusaha hidup di dalam terang?
- Pikirkanlah tiga orang yang ada di sekitar hidup Anda, kebaikan apa yang bisa Anda berikan kepada masing-masing orang tersebut?
REFERENSI
8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, 9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, 10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. 11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu. 12 Sebab menyebutkan saja pun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan. 13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang. 14 Itulah sebabnya dikatakan: ”Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu.” (Ef. 5:8-14)
Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. (Yoh. 12:46)
Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu. (Ef. 4:1)
sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. (Yoh. 1:17)
Maka kata Pilatus kepada-Nya: ”Jadi Engkau adalah raja?” Jawab Yesus: ”Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku.” (Yoh. 18:37)
supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, (Flp. 2:15)
