Injil yang Menyelamatkan (Rm. 1:16-17)

Ibadah Umum I, 21 Agustus 2022

Oleh: Pdt. Kornelius Setiawan

Secara garis besar, kitab Roma dapat dibagi menjadi dua bagian. Bagian pertama, pengajaran praktis Injil yang menyelamatkan (pasal 1-11). Roma 1:16 menjadi ayat kuncinya. Bagian kedua, petunjuk praktis kepada orang yang sudah diselamatkan untuk hidup berpadanan dengan Injil (pasal 12-16). Roma 12:1-2 menjadi ayat kuncinya.

Ada beberapa hal yang bisa kita pelajari dalam Roma 1:16-17 ini. Pertama, keyakinan Paulus dalam Injil. Walaupun Injil dianggap sebagai ide yang bodoh oleh dunia, tetapi bagi Paulus, Injil telah menyelamatkannya. Itulah yang menyebabkan Paulus rela terus memberitakan Injil di tengah segala penderitaan yang dia alami.

Kedua, Injil adalah kuasa Allah yang menyelamatkan. Untuk bisa menerima Injil, seseorang perlu kuasa Allah. Tidak ada hal lain yang bisa menggantikannya. Khotbah yang bagus pun tidak bisa mengubah hati seseorang jika Allah tidak bekerja. Jadi, teruslah beritakan Injil walaupun kita belum melihat hasilnya.

Ketiga, Injil menyelamatkan semua orang yang percaya. Kemudian, kita sebagai orang yang sudah diselamatkan, selayaknya hidup di dalam iman (ay. 17) dan kebenaran (Yoh. 8:31-32). Amin.

REFLEKSI

Injil bukanlah spekulasi, tetapi fakta. Injil adalah kebenaran karena merupakan catatan tentang Pribadi yang adalah Kebenaran (Alexander MacLaren)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apa saja tuduhan-tuduhan dari orang-orang dunia kepada Injil yang Anda ketahui? Bagaimana kebenarannya menurut Alkitab?
  2. Apakah Anda sudah memiliki kebiasaan untuk memberitakan Injil? Jika belum, apa yang masih merintangi? Doakanlah kepada Tuhan supaya Anda memiliki kekuatan untuk mengatasinya.

REFERENSI AYAT ALKITAB

16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. 17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman. (Rm. 1:16-17)

1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. 2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Rm. 12:1-2)

31 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku 32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yoh. 8:31-32)

About the author

Leave a Reply