Ibadah Umum II, 9 Juni 2024. Oleh: Pdt. Adam Eko Yulianto.
Pelayanan Tuhan Yesus setelah kenaikan-Nya ke surga digantikan oleh Roh Kudus (ay. 7). Dengan demikian, kehadiran-Nya tidak dibatasi oleh ruang dan waktu secara fisik seperti ketika Tuhan Yesus ada di dunia ini. Sejak Pentakosta, setiap orang percaya menerima Roh Kudus (Kis. 2:3).
Kuasa Roh Kudus ini sama dengan kuasa Tuhan. Roh Kudus menguatkan, menghibur, dan memberi jalan keluar ketika kita ada dalam masalah. Bahkan, Dia juga mengajar kita untuk berdoa. Jangan sampai kita menolak Roh Kudus di dalam hidup kita. Penolakan terhadap Roh Kudus menjadikan seseorang menjauhkan diri dari satu-satunya yang memungkinkan dia mendapat pengampunan (Mat. 12:31-32).
Supaya kita bisa berjalan dalam terang Tuhan (tema tahun 2004 GBT), kita perlu membenahi pribadi kita lebih dulu. Dari manusia lama (duniawi) menjadi manusia baru (surgawi). Kita harus berjalan di dalam kebenaran melalui pimpinan dan koreksi dari Roh Kudus (Yoh. 16:13).
Mengiring Tuhan tidak selalu mengenakkan, tetapi ada proses yang harus kita lakukan. Hanya Roh Kuduslah yang bisa memberi kekuatan. Biarlah Roh Kudus memimpin kita di dalam kebenaran sehingga hidup kita dapat memuliakan Tuhan. Selain itu, hidup orang benar tidak akan bertumbuh apa adanya atau liar, tetapi akan bertumbuh dengan baik (Mzm. 1:1-3). Amin.
REFLEKSI
Saya lebih baik berbicara enam kata dengan kuasa Roh Kudus dibanding berkhotbah tujuh puluh tahun tanpa kuasa Roh Kudus (Charles Spurgeon)
PERTANYAAN DISKUSI
- Apa saja yang menandakan bahwa seseorang melayani Tuhan dengan kuasa Roh Kudus?
- Setelah memahami kuasa Roh Kudus, pelayanan atau transformasi hidup apa yang Anda rindu untuk lakukan? Berdoalah kepada-Nya.
REFERENSI
4a Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.” 4b”Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu, 5 tetapi sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorang pun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi? 6 Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita. 7 Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. 8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; (Yoh. 16:4-8)
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. (Yoh. 16:13)
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. (Yoh. 14:26)
dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. (Kis. 2:3)
31 Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. 32 Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak. (Mat. 12:31-32)
1 Berbahagialah orang
yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,
dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN,
dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,
yang menghasilkan buahnya pada musimnya,
dan yang tidak layu daunnya;
apa saja yang diperbuatnya berhasil. (Mzm. 1:1-3)
