Ibadah Jumat Agung, 3 April 2026. Oleh: Pdt. Vivian Soesilo.
Judul khotbah ini merupakan satu dari tujuh ucapan Yesus di salib. Pertama, Yesus berseru kepada Bapa supaya mengampuni orang-orang di situ yang telah membuat-Nya menderita (Luk. 23:34). Demikian pula, Allah akan mengampuni kita ketika kita bertobat. Kedua, Yesus menjanjikan Firdaus kepada seorang penjahat di sisi-Nya (Luk. 23:43). Ini adalah janji keselamatan bagi orang-orang berdosa yang mau percaya kepada-Nya. Ketiga, Yesus berkata kepada Maria dan murid-Nya, untuk saling memperhatikan (Yoh. 19:26-27). Sudahkah kita menghormati orang tua kita?
Keempat, seruan Yesus dalam kemanusiaan-Nya yang merasakan ditinggalkan Allah (Mat. 27:46; Mrk. 15:34). Ini menunjukkan bahwa murka Allah atas dosa-dosa kita telah Dia tanggung. Kelima, Yesus mengatakan bahwa Dia haus (Yoh. 19:28). Ini menunjukkan bahwa Yesus menanggung penderitaan yang luar biasa demi kita dan menggenapi Mazmur 69:22. Keenam, Yesus mengatakan, “Sudah selesai” (Yoh. 19:30). Ini menunjukkan bahwa kematian-Nya bukan kegagalan, tetapi justru menggenapi seluruh misi pelayanan yang diterima-Nya dari Bapa. Ketujuh, Yesus berseru menyerahkan nyawa-Nya kepada Bapa (Luk. 23:46). Ini menunjukkan persekutuan Yesus dengan Bapa-Nya.
Dari ayat-ayat tersebut, kita belajar bahwa Yesus sangat mengasihi kita. Bagaimana kita akan membalas kasih-Nya kepada kita? Amin.
REFLEKSI
Kita datang pada Jumat Agung seperti seorang pengemis yang datang pada jamuan makan, lapar akan kasih dan tiba-tiba mendapatkan lebih dari yang kita inginkan (N.T. Wright)
PERTANYAAN DISKUSI
- Di dunia ini, ada orang-orang yang meninggalkan Allah tetapi hidupnya terlihat jauh lebih sejahtera dibandingkan dengan orang-orang percaya. Bagaimana Anda menanggapi hal ini sesuai iman Kristen?
- Ada orang-orang yang menyerang iman Kristen karena “Allah orang Kristen mati.” Bagaimana Anda menjawabnya dan bagaimana kebenaran ini menguatkan iman Anda?
REFERENSI
45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. 46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? 47 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: ”Ia memanggil Elia.” 48 Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum. 49 Tetapi orang-orang lain berkata: ”Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia.” 50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. (Mat. 27:45-50)
Bahkan, mereka memberi aku makan racun,
dan pada waktu aku haus, mereka memberi aku minum anggur asam. (Mzm. 69:22)
