Ibadah Umum II, 16 Agustus 2026. Oleh: Pdt. Yok Suhendra Atmadja.
Kemerdekaan di dalam Kristus bukan sebatas bebas dari belenggu dosa, tetapi juga untuk memulai hidup yang benar. Ada dua hal yang bisa kita pelajari dalam bagian ini tentang kemerdekaan yang kita terima dalam Kristus.
Pertama, kemerdekaan adalah kesempatan untuk tidak hidup dalam dosa. Sebelum kita menjadi orang percaya, kita tidak berkuasa untuk melawan dosa. Ada dua masalah yang dihadapi jemaat di Galatia. Legalisme, yaitu menganggap bahwa keselamatan harus ditambah dengan ketaatan pada hukum Taurat, misalnya sunat. Kemudian, ada juga penyalahgunaan kemerdekaan, sehingga sebagian orang menganggap setelah menerima Kristus, mereka bisa berbuat sesuka hati. Sebagai orang yang ada di dalam Kristus, kita memiliki kuasa untuk menolak dosa dan hidup benar.
Kedua, kemerdekaan adalah kesempatan untuk melayani dalam kasih. Melayani dalam kasih bukan meniadakan hukum Allah, tetapi justru menggenapinya. Maka, jika kemerdekaan itu melukai orang lain, itu bukan kemerdekaan yang alkitabiah. Dengan demikian, status merdeka yang kita dapatkan dalam Kristus justru membatasi diri kita sehingga kita bisa lebih melayani orang lain. Pelayanan pada orang lain tidak hanya bisa kita lakukan dalam gereja, tetapi juga dalam keseharian kita.
Marilah kita hidupi kemerdekaan yang kita terima dari Kristus dengan hidup di dalam kebenaran dan melayani dalam kasih. Amin.
REFLEKSI
Satu-satunya harta yang akan bertahan adalah harta rohani; kemerdekaa yang sempurna adalah melayani Tuhan (Malcolm Muggeridge)
PERTANYAAN DISKUSI
- Sebutkan contoh-contoh legalisme dan penyalahgunaan kemerdekaan yang ada di dalam keseharian pada masa kini! Adakah yang Anda juga melakukannya?
- Apa saja kesempatan-kesempatan yang terbuka bagi Anda setelah menjadi orang percaya? Apakah Anda sudah melakukannya?
REFERENSI
Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. (Gal. 5:13)
