Tag

kesia-siaan
Ibadah Umum II, 20 Juli 2025. Oleh: Pdt. Christian Sulistio. Kitab Pengkhotbah kemungkinan besar ditulis oleh Salomo pada masa tuanya, setelah dia melewati banyak hal dalam hidupnya. Di titik itulah, dia mendapat bahwa segala sesuatu sia-sia. Bukan berarti ‘tidak ada gunanya,’ tetapi ‘segala sesuatu sifatnya fana dan sementara, tidak memiliki substansi permanen, serta tidak bisa...
Continue Reading
Ibadah Umum II, 29 Oktober 2023. Oleh: Ev. Nicholas Kurniawan A. Kita hanya baru bisa menikmati Allah jika sudah berada dalam titik merasa tidak ada apa-apa lagi di dalam hidupnya yang bisa diandalkan. Oleh sebab itulah, terkadang Allah menempatkan kita dalam posisi yang terpojok, ketika segala sesuatu terasa sia-sia. Ibaratnya, emas dapat teruji setelah dilakukan...
Continue Reading