Tuhan yang Mengampuni (Mzm. 32)

Ibadah Umum I, 22 Maret 2026. Oleh: Pdt. Tjeng Kiem Gwan.

Mazmur 32 merupakan ungkapan sukacita dari Daud ketika Tuhan mengampuni dosa-dosa dan pelanggarannya (ay. 1-2; bnd. Mzm. 103:12). Pengampunan yang Tuhan berikan benar-benar membuat-Nya melupakan dosa dan pelanggaran Daud.

Kita perlu memahami juga bahwa darah kurban persembahan yang dilakukan pada zaman Perjanjian Lama hanya menyucikan secara lahiriah. Sebaliknya, darah Kristus menyucikan seluruh keberadaan diri kita (Ibr. 9:13-14). Setelah menerima pengampunan Kristus, kita dapat beribadah kepada Allah.

Dosa itu menekan dan membebani kita (ay. 3-4) sehingga hanya melalui pengampunan dari Tuhanlah kita dapat terbebas dan mendapat ketenangan. Datanglah kepada Tuhan dan terimalah pembelajaran dari-Nya (Mat. 11:28-29).

Ketika kita mengakui dosa-dosa di hadapan Tuhan, maka kita akan mendapat pengampunan dari-Nya. Kita akan dibebaskan dari tekanan, kekhawatiran, dan ketidakmampuan diri. Lakukanlah selama masih ada kesempatan. Sekalipun kesulitan menghadang, Tuhan memiliki cara untuk menolong (ay. 5-6).

Milikilah relasi yang dekat dengan Allah, Bapa kita (Mzm. 103:13). Nikmatilah kasih Tuhan yang memberikan pengampunan (ay. 11; Kol. 3:15). Amin.

REFLEKSI

Satu hal yang ada dalam pengampunan dari Tuhan, yang tidak bisa dilakukan oleh manusia, adalah bahwa Dia juga sekaligus melupakan dosa dan pelanggaran kita  (Oswald Chambers)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apa saja dampaknya jika seseorang tidak mau meminta pengampunan dari Tuhan?
  2. Ada orang yang berpikir dosanya begitu besar sehingga tidak berani menghadap Tuhan. Bagaimana tanggapan Anda berdasarkan khotbah ini?

REFERENSI

Kebahagiaan orang yang diampuni dosanya

32 Dari Daud. Nyanyian pengajaran.

 

Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya,

yang dosanya ditutupi!

2      Berbahagialah manusia,

yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN,

dan yang tidak berjiwa penipu!

3      Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu

karena aku mengeluh sepanjang hari;

4      sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat,

sumsumku menjadi kering,

seperti oleh teriknya musim panas. Sela

5      Dosaku kuberitahukan kepada-Mu

dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan;

aku berkata: ”Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,”

dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

 

6      Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu,

selagi Engkau dapat ditemui;

sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi,

itu tidak melandanya.

7      Engkaulah persembunyian bagiku,

terhadap kesesakan Engkau menjaga aku,

Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela

 

8      Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu

jalan yang harus kautempuh;

Aku hendak memberi nasihat,

mata-Ku tertuju kepadamu.

9      Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal,

yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang,

kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.

 

10      Banyak kesakitan diderita orang fasik,

tetapi orang percaya kepada TUHAN

dikelilingi-Nya dengan kasih setia.

11      Bersukacitalah dalam TUHAN

dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar;

bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur! (Mzm. 32)

 

12      sejauh timur dari barat,

demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.

13      Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya,

demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. (Mzm. 103:12-13)

13 Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah,  14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup. (Ibr. 9:13-14)

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 29 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. (Mat. 11:28-29)

Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah. (Kol. 3:15)

About the author

Leave a Reply