Ibadah Umum II, 9 Januari 2022 Oleh Ps. Yohanes Hoggie Hardiant (GBT Kristus Pelepas) Menjalani tahun yang baru, wajar bagi kita untuk mengalami kekhawatiran. Oleh sebab itu, kita memerlukan kuasa dari Tuhan. Inilah yang juga menjadi inti dalam mazmur ini, yaitu suara Tuhan menguasai seluruh alam ciptaan-Nya (ay. 1-4). Bahkan, kuasa Tuhan juga mengalahkan kuasa...Continue Reading
Ibadah Umum I, 9 Januari 2022 Oleh Ps. Yohanes Hoggie Hardiant (GBT Kristus Pelepas) Bagian ini merupakan kelanjutan dari pasal 42-43, yang menubuatkan konsekuensi yang akan diterima oleh bangsa Israel akibat ketidaktaatan mereka. Ketika itu, mereka menghadapi peperangan dan Tuhan memberikan penghiburan, “Jangan takut!” Namun karena mereka “buta” dan “tuli” (Yes. 42:19), maka penyertaan Tuhan...Continue Reading
Ibadah Natal II, 26 Desember 2021 Oleh: Ps. Yohanes Hoggie Hardiant (GBT Kristus Pelepas) Ada dua hal yang akan kita pelajari dari peristiwa kelahiran Yesus ini. Pertama, kehamilan Maria. Saat itu, Maria belum menjadi istri Yusuf. Tetapi, hanya tunangan (ay. 5). Tentu saja, kehamilan Maria tersebut menjadi sebuah pergumulan yang berat bagi mereka. Perintah...Continue Reading
Ibadah Umum II, 2 Januari 2022 Oleh Pdp. Tomy Handaka Patria (GBT Kristus Pelepas) Ada perbedaan yang mendasar antara Kekristenan dengan agama-agama di dunia. Agama-agama di dunia mengajarkan bagaimana manusia bisa mencapai status yang lebih tinggi (entah berupa surga, nirwana, atau yang lain). Fokusnya adalah usaha manusia. Sementara itu, Alkitab menyatakan bahwa tidak ada seorang...Continue Reading
Ibadah Umum I, 2 Januari 2022 Oleh Pdp. Tomy Handaka Patria (GBT Kristus Pelepas) Dalam menghadapi hidup yang serba pasti, manusia memerlukan panduan. Injil Yohanes mengajarkan bahwa Tuhan Yesus adalah satu-satunya panduan yang layak dipercayai. Tuhan Yesus tidak hanya tahu jalan menuju ke sana (14:2), tetapi juga Dialah satu-satunya jalan menuju ke sana (14:6)....Continue Reading
Ibadah Umum I, 16 Januari 2022 Oleh Pdt. Suhendra Atmadja (GBT Yesus Juruselamat Telukan) Pemazmur menggambarkan hubungan antara dirinya dengan Tuhan selayaknya hubungan antara domba dengan gembalanya. Sebagai Gembala yang Baik, Tuhan senantiasa memberikan kebutuhan dan melindungi domba-domba-Nya. Di dalam Perjanjian Baru pun, Tuhan digambarkan sebagai seorang Gembala yang menuntun domba-domba-Nya (Yoh. 10:14). Ada tiga...Continue Reading