Hidup dalam Terang (Ef. 5:8-12; Yoh. 8:12)

Ibadah Umum II, 16 November 2025. Oleh: Pdt. Daniel Tanusaputra.

Dalam bagian ini, perintah untuk hidup dalam terang sama sekali bukan usaha manusia untuk menjadi terang, karena itu hanya terjadi “di dalam terang” (ay. 8). Kita memiliki hidup yang diubahkan (ay. 10) dan mampu membedakan benar dan salah (ay. 11-13). Banyak hal yang di dalam kehidupan manusia yang tidak sesuai dengan terang yang perlu kita hindari (1Kor. 5:11).

Manusia yang telah diperbaharui oleh Roh Kudus menghasilkan buah-buah yang memancarkan terang dalam kehidupan kita. Pola pikir dan cara kita mengambil keputusan akan diubahkan. Jika kita bangkit dari “tidur”, maka Kristus akan bercahaya melalui hidup kita (ay. 14).

Marilah kita renungkan apakah hidup kita adalah kesaksian bagi Yesus dan apakah kata-kata serta tindakan kita mencerminkan karakter Kristus? Jadilah terang bagi dunia di mana kita berada. Amin.

REFLEKSI

Hidup yang memancarkan terang adalah hidup dengan cara yang menyatakan kehadiran Kerajaan Allah (Donald A. Hagner)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apa saja yang bisa membuat orang-orang Kristen tidak hidup memancarkan terang Tuhan?
  2. Adakah area kehidupan Anda saat ini yang masih berada dalam kegelapan? Serahkan pada Tuhan dan mintalah kekuatan untuk melepaskannya.

REFERENSI

8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, 9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, 10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. 11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu. 12 Sebab menyebutkan saja pun apa yang dibuat oleh mereka di tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan. 13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.

14 Itulah sebabnya dikatakan: ”Bangunlah, hai kamu yang tidur dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya atas kamu.” (Ef. 5:8-14)

Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama. (1Kor. 5:11)

About the author

Leave a Reply