Ibadah Umum I, 25 Juni 2023. Oleh: Pdt. Tjeng Kiem Gwan.
Bagian ini ditujukan kepada umat pilihan Tuhan, termasuk kita sebagai orang-orang keturunan Israel secara rohani. Allah bertanggung jawab terhadap orang-orang tebusan-Nya di dalam Kristus. Inilah janji penyertaan Tuhan yang dapat dirasakan oleh mata iman kita.
Seringkali kebimbangan mengguncang harapan dan mengalihkan iman kita. Ketika menghadapi masalah, mungkin kita sering bersandar pada kekuatan diri sendiri ataupun berharap pada pertolongan dari orang lain. Tetapi nama Yesus adalah satu-satunya nama yang dapat diandalkan. Jangan pernah ragu dan gentar. Dia siap menolong kita dengan “tangan kanan-Nya”, yang melambangkan keperkasaan penuh (ay. 10).
Seperti apakah Allah kita? Dia berdaulat penuh atas bumi dari ujung ke ujung (Yes. 40:28). Inilah yang membuat kita dapat menyandarkan diri kepada-Nya untuk menolong kita. Kita bisa mengalami kelelahan di dalam hidup ini. Tetapi ketika kita bersandar kepada Tuhan, maka kita akan diberi kekuatan dan semangat (Yes. 40:29). Pengharapan kepada Tuhan akan menimbulkan semangat, sehingga kita bisa melakukan hal-hal yang mulanya dirasa sulit.
Tuhan Yesus mengundang kita untuk mengalami pertolongan-Nya yang tidak pernah terlambat (Mat. 11:28). Kekuatan manusia hanya bersifat sementara (Yes. 40:30), tetapi orang-orang yang disertai Tuhan akan selalu mendapat kekuatan (Yes. 40:31). Amin.
REFLEKSI
Bangsa Israel belajar bahwa kelepasan datang dari iman kepada Allah, bukannya memberi upeti kepada musuh (Allen P. Roos)
PERTANYAAN DISKUSI
- Mengapa manusia lebih mudah untuk bersandar pada kekuatan diri sendiri atau pertolongan orang lain dibanding bersandar pada kekuatan Tuhan?
- Apa langkah praktis yang dapat kita lakukan untuk bersandar pada kekuatan Tuhan?
REFERENSI
8 Tetapi engkau, hai Israel, hamba-Ku, hai Yakub, yang telah Kupilih, keturunan Abraham, yang Kukasihi; 9 engkau yang telah Kuambil dari ujung-ujung bumi dan yang telah Kupanggil dari penjuru-penjurunya, Aku berkata kepadamu: “Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau”; 10 janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. (Yes. 41:8-10)
28 Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. 29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. 30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, 31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yes. 40:28-31)
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. (Mat. 11:28)
