Doa yang Penuh Berkat (Luk. 11:1-4)

Ibadah Umum II, 1 Februari 2026. Oleh: Pdt. Andreas Hauw.

Kisah ini mengajarkan bahwa doa bukan sekadar kata-kata. Tuhan mengerjakan lebih besar daripada yang bisa kita sebut dalam doa. Doa bukan sebatai permintaan, tetapi sebagai spiritualitas, yaitu keyakinan untuk hidup mengikut kehendak Tuhan dengan sempurna. Karena hal tersebut, Tuhan akan memberkati kita.

Di dalam ini, terlihat ada dua relasi. Pertama, relasi “aku dan Engkau” (ay. 2). Menariknya, di dalam Injil Lukas bukan diawali dengan “Bapa kami” tetapi “Bapa(ku).” Jadi, ada relasi yang sangat personal. Ini menunjukkan relasi Yesus dengan Bapa-Nya yang sangat pribadi (ay. 1; Yoh. 1:12). Kita juga selayaknya memuliakan Tuhan (“dikuduskanlah nama-Mu”) dan merajakan Kristus (“datanglah Kerajaan-Mu”).

Kemudian, relasi “Engkau dan kami” (ay. 3-4), yang di dalamnya berisi permintaan. Hal ini termasuk permohonan kepada Tuhan untuk memelihara hidup kita setiap hari. Kita percaya bahwa Tuhan akan memberikan yang baik kepada kita (Luk. 11:11-13). Kita juga diajar untuk mengampuni sesama, seperti Tuhan telah mengampuni dosa kita. Tuhan juga akan memberikan perlindungan dari segala marabahaya/pencobaan.

Setelah memahami ini semua, kita dapat mengerti bahwa Doa Bapa Kami adalah doa yang penuh berkat. Ada kerinduan dan berkat yang disiapkan oleh Tuhan bagi kita. Amin.

 

REFLEKSI

Kebiasaan berdoa itu baik, tetapi semangat berdoa itu jauh lebih baik (Charles Spurgeon)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apa saja hal-hal yang biasa menghambat kebiasaan berdoa di antara orang-orang Kristen? Bagaimana Anda mengatasinya?
  2. Apa yang sebaiknya kita lakukan ketika doa-doa kita seolah belum dijawab Tuhan?

REFERENSI

1 Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: ”Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.” 2 Jawab Yesus kepada mereka: ”Apabila kamu berdoa, katakanlah:

Bapa, dikuduskanlah nama-Mu;

datanglah Kerajaan-Mu.

3      Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya

4      dan ampunilah kami akan dosa kami,

sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami;

dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.” (Luk. 11:1-4)

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; (Yoh. 1:12)

11 Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? 12 Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? 13 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya. (Luk. 11:11-13)

About the author

Leave a Reply