Ibadah Umum II, 9 Oktober 2022
Oleh: Pdt. Tjeng Kiem Gwan
Ketika berada dalam perjalanan ke Damsyik, Tuhan Yesus menemui Paulus. Tuhan Yesus berkata, “Mengapakah engkau menganiaya Aku?” (Kis. 9:4). Artinya, Tuhan Yesus turut mengalami penderitaan yang dialami oleh domba-domba-Nya. Perjumpaan itu kemudian mengubah arah hidup Paulus.
Roma 5:8 merupakan bukti dari kasih Allah kepada kita melalui kedatangan Kristus. Di dalam Kristus, kita, orang-orang durhaka, memperoleh kemerdekaan. Karena kita telah dibenarkan, maka kita menerima jaminan hidup kekal (ay. 10). Lebih jauh lagi, kita juga bisa bermegah karena diperdamaikan dengan Kristus (ay. 11). Kebanggaan di dalam Kristus seperti ini tidak akan sia-sia (ay. 1).
Marilah kita menjadi pribadi yang taat kepada Tuhan. Sambutlah kasih karunia ini (ay. 2). Berdirilah teguh di atas pengharapan kemuliaan Allah dan hiduplah dalam kasih karunia-Nya. Amin.
REFLEKSI
Bukan seberapa banyak yang kita miliki, namun seberapa besar ucapan syukur kita, itulah yang menentukan kebahagiaan kita (Charles Spurgeon)
PERTANYAAN DISKUSI
- Apa yang akan terjadi pada orang yang senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan?
- Apa yang bisa Anda lakukan untuk menyatakan ucapan syukur kepada Tuhan?
REFERENSI AYAT ALKITAB
8 Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. 9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. 10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! 11 Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu. (Rm. 5:8-11)
Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” (Kis. 9:4)
1 Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. 2 Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. (Rm. 5:1)
